Blog

4 Alasan Kenapa Social Commerce Patut Jadi Platform Penjualan untuk Bisnis

Media sosial merupakan salah satu platform pilihan banyak pelaku usaha untuk berjualan. Aktivitas jual beli yang dilakukan melalui media sosial disebut juga social commerce. Pertumbuhan social commerce di Indonesia sendiri terus berkembang seiring dengan pesatnya pertumbuhan jumlah pengguna media sosial.

Baca juga: Bagaimana Tren Perkembangan Social Commerce di Indonesia dan Asia?

Sebagian besar pelaku usaha di Indonesia, tepatnya sebesar 80%, menjual produk mereka di media sosial. Dengan penetrasi media sosial yang terus meningkat, social commerce pun semakin banyak dilakukan baik oleh UMKM atau mereka yang baru memulai usaha maupun brand-brand besar. Banyak juga bisnis-bisnis offline yang melakukan social commerce sebagai upaya melakukan transformasi digital untuk bisa bertahan di tengah pandemi. 

Ada beberapa faktor yang membuat social commerce banyak digemari oleh konsumen di Indonesia, di antaranya:

Memungkinkan Interaksi Langsung antara Penjual & Pembeli

Dari sistemnya sendiri, media sosial memiliki beberapa fitur dan manfaat yang tidak dimiliki oleh website toko online atau marketplace. Melalui social commerce, konsumen dapat berinteraksi secara langsung dengan penjual saat melakukan transaksi. 

Interaksi antara penjual dan pembeli ini merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk. Menurut survei yang dilakukan Facebook dan BCG, 94% konsumen Indonesia mengaku akan lebih yakin untuk membeli suatu produk dari penjual yang responsif terhadap chat. Survei SIRCLO juga menunjukkan bahwa konsumen Indonesia memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi yakni sebesar 82% terhadap penjual maupun produk yang dijual di media sosial.

Pengaturan yang Lebih Sederhana

Dari sisi penjual, pengaturan media sosial yang relatif lebih sederhana dibandingkan platform penjualan lainnya juga memudahkan penjual untuk mulai berjualan dan meng-update ketersediaan produk. 

Misalnya saja, beberapa marketplace mengharuskan penjual untuk mengunggah data diri terlebih dahulu sebelum diverifikasi. Artinya, penjual harus menunggu agar toko online bisa aktif. Begitu pula dengan website toko online, dibutuhkan sistem yang lebih kompleks dan modal yang lebih besar. 

Sementara di media sosial, kamu bahkan bisa berjualan menggunakan akun pribadi dan pengaturan akunnya relatif lebih mudah. Selain itu penjual juga bisa memperbarui dan mengedit katalog sesuai kebutuhan sehingga produk yang tersedia untuk dilihat dan dibeli oleh konsumen pun jadi lebih banyak. 

Menjangkau Konsumen yang Lebih Luas

Kemudahan dari social commerce sendiri terutama sangat bermanfaat bagi pengusaha UMKM. Pasalnya, pengguna media sosial sangat beragam dan luas sehingga pebisnis bisa menyasar target konsumen yang lebih beragam. Tingkat kompetisi di media sosial juga tidak seketat marketplace

Hal ini dikarenakan berbeda dengan marketplace yang memang merupakan platform tempat berkumpulnya para penjual dan pembeli, media sosial merupakan platform yang multifungsi. Misalnya saja, agar lebih dikenal kamu bisa mempromosikan produknya di media sosial pribadinya dan memanfaatkan jaringan teman. 

Lebih Mudah Menerima Transaksi

Keunggulan social commerce lainnya yang juga dirasakan terutama oleh UMKM adalah perputaran uang yang lebih cepat dibanding platform marketplace. Pasalnya, di marketplace penjual harus menunggu 5-8 hari sampai pelanggan menerima barang untuk penjual bisa menerima pendapatan dari hasil penjualannya. Sementara melalui social commerce, kamu bisa langsung menerima pembayaran dari konsumen. 

Melihat pentingnya interaksi langsung bagi konsumen dalam melakukan transaksi, kamu dapat memaksimalkan penjualan mereka melalui chat commerce. Apabila penjual responsif dan menyediakan pengalaman berbelanja yang nyaman, pembeli pun akan lebih yakin untuk membeli produk yang dijual. 

Baca juga: SIRCLO Hadirkan Inovasi Chat Commerce untuk Brands yang Berjualan melalui WhatsApp

Salah satu platform instant messaging yang paling banyak digunakan oleh konsumen Indonesia adalah Whatsapp. Jika kamu ingin menjangkau ribuan pelanggan baru di WhatsApp, SIRCLO Chat adalah solusi yang kamu cari! SIRCLO Chat memiliki fitur-fitur yang memudahkan kamu untuk tetap terhubung dengan pelanggan, seperti pengiriman sapaan dan notifikasi status pengiriman otomatis, katalog produk terpadu, hingga memproses transaksi secara langsung di Whatsapp. Dengan SIRCLO Chat, kamu bisa memberikan pelayanan yang berkualitas dan meningkatkan loyalitas pelanggan langsung di smartphone.

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!