Blog

alasan belanja online

5 Alasan Konsumen Sering Belanja Secara Online

Belanja online merupakan sebuah tren yang meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut ditopang oleh kemudahan transaksi yang disediakan oleh berbagai macam platform. Ditambah, kondisi pandemi membuat banyak orang lebih nyaman belanja dari rumah. Untuk beberapa orang yang baru pertama kali mencoba, tentu ini menjadi metode belanja yang menarik dan efisien.

Menurut data yang diunggah oleh Katadata pada Februari 2021, dipaparkan hasil survei Jakpat, sebuah platform survei online yang mewadahi penelitian mencoba mencari tahu alasan konsumen belanja secara online. Dari 1.493 responden kelas menengah di daerah Pulau Jawa, ditemukan beberapa alasan kuat.

Lima jawaban teratas menyebutkan bahwa sebanyak 78,3% menyebutkan alasannya belanja online yakni tidak perlu bepergian, 76,6% menyebut banyak diskon dan promo, 72,3% untuk jawaban menghindari corona, 64,2% untuk lebih murah, dan 49,7% untuk jawaban lebih banyak pilihan.

Baca juga: Waktu Ideal Memaksimalkan Perilaku Konsumen Untuk Penjualan

Tak Perlu Bepergian

Faktor utama kelebihan dari belanja online adalah tidak perlu repot-repot datang ke toko fisik secara langsung. Konsumen tinggal membuka handphone dan pilih medium belanja sesuai pilihan. Dari proses pemilihan barang sampai barang sampai di lokasi, konsumen hanya menunggu saja tanpa perlu pergi menjemputnya.

Belanja dari rumah merupakan langkah aman untuk meminimalisir diri dari paparan Covid-19. Dengan berdiam diri di rumah bermodal handphone, konsumen bisa membeli barang, membayar menggunakan m banking, memilih jasa pengiriman barang, dan semua kemudahan belanja online bisa didapatkan tanpa bepergian.

Banyak Promo

Sepertinya alasan ini juga merupakan salah satu daya tarik yang membuat banyak orang belanja secara online. Promosi yang ditawarkan marketplace, website, atau platform lainnya bisa membuat banyak orang tergiur. Promosinya pun beragam jenisnya. Ada yang sifatnya potongan harga, kode voucher, cashback, dan lainnya.

Apalagi untuk event tertentu seperti Harbolnas, momentum ini banyak dimanfaatkan konsumen untuk berburu barang dengan beragam jenis promo menarik. Agaknya, promosi membuat mata konsumen semakin liar mencari barang yang diinginkan. Sehingga daya tarik promosi masih menjadi alasan teratas untuk para konsumen belanja secara online.

Menghindari Covid-19

Sebenarnya sudah dari beberapa tahun terakhir belanja online menjadi tren belanja yang marak terjadi. Akan tetapi, adanya Covid-19 membuat belanja online semakin meningkat pesat. Banyak dari konsumen yang baru merasakan belanja online saat pandemi terjadi. Alasan kuatnya karena jika belanja secara langsung kemungkinan terpapar Covid-19 semakin besar.

Selain itu, para pelaku usaha pun mencoba mewadahi kekhawatiran konsumen dengan membuat toko online. Sehingga keinginan konsumen untuk menghindari Covid-19 didukung oleh para pelaku bisnis yang membuatkan akses secara online. Dengan begitu, konsumen bisa tetap berbelanja dan terhindar dari Covid-19.

Murah

Banyak konsumen merasa belanja online selain mudah dan efektif, metode belanja ini juga diyakini lebih murah dari belanja langsung ke toko fisik. Anggaplah jika membeli barang elektronik di toko fisik akan terasa lebih mahal dibandingkan secara online. Banyak toko online menawarkan produk yang bagus serta murah dikantong.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan konsumen adalah kebenarannya. Banyak beberapa toko online menawarkan barang dengan harga yang tidak masuk akal. Saat konsumen tergiur ternyata toko tersebut melakukan tindakan penipuan. Hal tersebut menjadi salah satu kendala belanja online. Solusinya konsumen dituntut untuk memilih toko yang terpercaya. Konsumen bisa melihat dari rating beserta review dari konsumen lain. 

Baca juga: Digitalisasi, Kunci Kemajuan UMKM

Banyak Pilihan

Saat belanja langsung ke toko fisik, ada kalanya konsumen tidak menemukan produk yang dicari. Entah itu stok sedang habis atau memang tidak tersedia. Permasalahan ini merupakan jawaban yang tepat jika belanja secara online. Konsumen bisa mencari produk dengan banyak pilihannya.

Contohnya saat konsumen ingin mencari mouse laptop, jika belanja secara langsung ke toko mungkin ada beberapa jenis mouse yang menarik, namun jika mencarinya di toko online, konsumen tinggal mengetiknya di kolom pencarian dan akan menemukan berbagai jenis mouse. Entah itu dari segi warna, ukuran, kegunan, sampai harganya.

Jadi, sangat penting memiliki toko online di situasi pandemi seperti sekarang. Selain untuk mempertahankan bisnis, pelaku usaha juga bisa menemukan konsumen baru yang jangkauannya lebih luas. Untuk itu segera bergabung bersama Sirclo Store. Sirclo Store memungkinkan kamu memiliki toko online yang terintegrasi dengan marketplace dan Whatsapp Business API dalam satu halaman untuk menavigasikannya.

Tentang SIRCLO

Dimulai pada tahun 2013, SIRCLO adalah perusahaan solusi e-commerce terdepan di Indonesia yang membantu brands berjualan online. SIRCLO menawarkan solusi yang terbagi menjadi 2 kategori utama, yaitu solusi entrepreneur dan enterprise. Pada kategori entrepreneur, SIRCLO menawarkan platform pengelolaan toko online UMKM untuk berjualan di 3 platform yang berbeda (website, marketplace, chat commerce), yaitu SIRCLO Store. Pada kategori enterprise, SIRCLO menawarkan layanan e-commerce enabler secara end-to-end melalui SIRCLO Commerce dan solusi pengembangan teknologi omnichannel melalui ICUBE by SIRCLO.

SIRCLO telah melayani lebih dari 100.000 brands untuk mengembangkan bisnisnya secara online, seperti ATS The Label, Benscrub, Evete Naturals, Namaste Organic, This Is April dan Heytimmy Kidswear, serta dipercaya oleh brands ternama seperti Unilever, Reckitt Benckiser, KAO, L’Oréal, dan Levi’s. Berlokasi di Green Office Park 1, The Breeze (BSD – Serpong), hari ini SIRCLO memiliki 700 karyawan serta perwakilan yang berbasis di Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Lihat informasi selengkapnya mengenai SIRCLO di www.sirclo.com.

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!