Blog

6 Cara Mengurangi Pengeluaran Bisnis Selama Masa Pandemi

Mengontrol dan mengurangi pengeluaran merupakan salah satu strategi untuk bisnis bisa bertahan di tengah pandemi. Hal ini terutama penting bagi bisnis kecil dan UMKM, sektor yang dikatakan paling terdampak oleh adanya pandemi. Menjaga arus kas agar bisa tetap berjalan menjadi begitu krusial, dan memotong pengeluaran merupakan cara yang bisa dilakukan pebisnis agar bisnisnya bisa tetap berjalan. 

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Dipersiapkan UMKM untuk Mendapatkan Modal dari Bank

Di tengah masa sulit ini, baik pelaku UMKM maupun perusahaan besar harus bisa mengembangkan rencana yang jelas untuk mengurangi pengeluaran bisnis dan mengoptimalkan efisiensi. Namun, tak sedikit pebisnis maupun pelaku usaha kecil yang tidak tahu harus mulai dari mana untuk melakukan pemotongan biaya yang efektif. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebagai pebisnis untuk mengurangi pengeluaran bisnismu selama masa pandemi.

Review Kembali Budget

Sebelum mulai melakukan pengurangan biaya, kamu harus memiliki gambaran yang jelas terlebih dahulu mengenai kondisi pengeluaran maupun finansial bisnismu sekarang. Review keseluruhan anggaranmu dan periksa tiap pos pengeluaran. Kemudian buat perkiraan kondisi keuangan bisnismu baik untuk skenario terbaik maupun yang terburuk.

Sesuaikan pula anggaran dan pengeluaranmu berdasarkan pada ekspektasi pelanggan yang mungkin berubah selama pandemi. Kembangkan juga beberapa rencana pasca pandemi untuk memastikan bahwa bisnismu bisa kembali berjalan normal ketika ekonomi sudah kembali pulih.

Lakukan Audit Mandiri

Mulai dengan mengidentifikasi dan mengurutkan pengeluaran dari yang paling penting hingga yang tidak terlalu esensial, kemudian cek perkembangannya dari bulan ke bulan. Ini akan memungkinkanmu untuk melakukan evaluasi pengeluaran dan menemukan peluang untuk mengurangi biaya pengeluaran. Cek pos-pos yang seringkali dilewatkan seperti suplai, biaya sewa bangunan, peralatan, iklan, dan sebagainya. 

Kemudian, identifikasi berapa biaya yang kamu butuhkan untuk bisa bertahan melewati masa pandemi. Ini akan membantumu membuat keputusan yang lebih tepat untuk kelangsungan bisnismu ke depannya. 

Tentukan Kembali Prioritas

Dengan berubahnya sistem kerja bisnis sekarang ini, kamu bisa mencari sejumlah cara untuk memotong biaya setidaknya untuk sementara. Misalnya, untuk memotong biaya operasional kamu bisa menerapkan work from home atau WFH untuk mengurangi pengeluaran untuk listrik atau sewa ruangan serta mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan peralatan kantor. Begitu pula dengan pos-pos pengeluaran lainnya, Periksa kembali tiap pengeluaran dan susun ulang prioritas masing-masing pos, mana yang esensial dan mana yang bisa dikurangi biayanya.

Cari Alternatif yang Lebih Terjangkau

Salah satu alternatif untuk mengurangi pengeluaran adalah dengan bekerja sama dengan vendor yang bisa memberikan potongan atau harga yang lebih terjangkau. Namun, sebelum beralih ke vendor lain, pastikan kamu melakukan komunikasi secara konstan terlebih dahulu dengan vendor. Karena bisa saja vendormu yang sekarang bisa memberikan potongan atau penawaran lainnya apabila kamu menjelaskan mengenai kondisi bisnismu.

Selain dari vendor, kamu juga bisa mencari alternatif untuk kebutuhan-kebutuhan lainnya misalnya alternatif untuk software atau jasa yang kamu gunakan untuk mengelola tim atau memantau produktivitas. Begitu pula dengan saluran penjualanmu. Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengalihkan penjualan utamamu ke platform online untuk mengurangi biaya. Beralih ke digital bahkan dapat memungkinkanmu untuk menjangkau target pasar baru dan meningkatkan penjualan.

Alihkan Strategi Pemasaran

Tinjau strategi marketing mana yang paling efektif dan prioritaskan strategi tersebut dan kurangi budget untuk strategi marketing lain yang dirasa kurang efektif. Cari juga alternatif channel pemasaran yang bisa dilakukan dengan biaya yang lebih terjangkau, misalnya media sosial atau email. 

Kamu bahkan bisa melakukan strategi marketing di media sosial ataupun email secara gratis. Kamu bisa mengoptimalkan strategi ini dengan cara membagikan konten-konten yang relevan dan bermanfaat bagi audiensmu sehingga mereka bisa mengenal brand-mu lebih dekat dan bahkan membagikan kontenmu ke orang sekitarnya. 

Tingkatkan Efisiensi 

Selain dari pengeluaran, perhatikan juga mengenai waktu dan produktivitas. Hal ini seringkali kurang diperhatikan pebisnis tetapi waktu juga merupakan bagian dari pengeluaran yang bisa kamu hemat. Pikirkan, apakah ada pekerjaan atau aktivitas yang bisa dipermudah agar kamu dan tim bisa fokus melakukan pekerjaan yang lebih penting?

Buat daftar dan evaluasi pekerjaan-pekerjaan yang selama ini kamu dan tim lakukan yang dirasa kurang efisien. Kemudian cari alternatif untuk meningkatkan efisiensi khususnya untuk pekerjaan tersebut, misalnya dengan mencari tools otomatis dengan harga yang terjangkau. Dengan mengotomatisasi pekerjaan tersebut, kamu dan tim jadi bisa mengalihkan waktumu untuk mengerjakan hal lain yang lebih produktif dan dapat berkontribusi langsung pada pemasukkan bisnis. 

Baca juga: 6 Cara yang Bisa Kamu Coba untuk Mendapatkan Modal Saat Pandemi

Dengan menganalisis anggaran dan pengeluaranmu, kamu juga bisa menemukan peluang-peluang baru, mengoptimalkan operasional bisnismu, dan memaksimalkan pendapatan. Alhasil, bisnismu bisa secara sukses melewati tantangan selama pandemi dan kembali normal setelah pandemi selesai.  

Selain menghemat pengeluaran, kamu juga bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan penjualan secara online, loh! Yuk, maksimalkan penggunaan website, marketplace, hingga WhatsApp di Program #MulaiSekarang dan aktifkan bisnismu secara online dengan budget yang sesuai kantong!

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!