Blog

7 Cara Memanfaatkan Chat Commerce untuk Mengembangkan Bisnis Ritel

Ada banyak cara untuk mengembangkan bisnis, salah satunya dengan memanfaatkan berbagai platform yang ada dan meningkatkan kualitas layanan pelanggan. Salah satu platform yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan adalah chat commerce.

Chat commerce atau conversational commerce merupakan proses penjualan yang dilakukan melalui percakapan atau chat. Di Indonesia, kebanyakan online shoppers melakukan percakapan dulu dengan penjual sebelum memutuskan untuk membeli barang. Maka itu, akses bagi calon pembeli untuk menghubungimu secara langsung menjadi penting.

Baca juga: Berikut 5 Tren Perilaku Online Shoppers di Indonesia, Apa Saja?

Lewat chat commerce, kamu bisa memberikan kemudahan dan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan pembeli terhadap tokomu. Selain itu, kamu bisa membangun hubungan yang lebih personal dengan pembeli dibanding lewat platform-platform lainnya. Ditambah lagi, perkembangan chat commerce yang memungkinkan otomatisasi akan memudahkan kamu untuk menjangkau target pasar.

Saat ini, sudah banyak brand-brand besar yang juga menggunakan sistem chat commerce untuk mendukung bisnis mereka. Misalnya saja eBay dengan shopping assistant virtualnya ShopBot yang membantu orang menemukan barang yang mereka cari. 

Selain eBay, H&M juga jadi salah satu brand yang memanfaatkan chat commerce yang menggunakannya untuk merekomendasikan produk kepada konsumen berdasarkan preferensi mereka. Bahkan restoran dan kafe seperti Pizza Hut & Starbucks juga menggunakan chat commerce untuk membantu melayani pesanan pelanggan. Di Indonesia, salah satu brand besar yang juga sudah memanfaatkan chat commerce adalah Unilever. 

Berdasarkan contoh-contoh di atas, bisa disimpulkan bahwa chat commerce tidak hanya digunakan untuk untuk layanan pelanggan. Lalu bagaimana cara memanfaatkan chat commerce untuk mengembangkan bisnis? Berikut beberapa caranya.

Analisis Customer Journey

Pertama, periksa dulu customer journey dari bisnismu. Kira-kira di tahapan mana percakapan langsung dengan konsumen lewat chat commerce bisa membantu mengoptimalkan proses tersebut? Apakah saat mereka pertama kali berkunjung ke toko online-mu, saat mereka memasukkan produk ke cart, melakukan pembayaran, menunggu pengiriman, setelah menerima barang, atau saat mereka ingin kembali membeli produk?

Coba periksa, kira-kira di tahapan mana konsumen sering bertanya kepadamu. Apakah mereka sering menanyakan kapan pesanan sampai? Chat commerce bisa juga kamu gunakan untuk meminta ulasan dan feedback dari pembeli dan merekomendasikan produk lain kepada mereka agar mereka kembali bertransaksi denganmu.

Mendorong Konsumen untuk Menyelesaikan Transaksi

Terkadang konsumen tidak menyelesaikan transaksi saat sudah memasukkan barang ke cart karena alasan-alasan tertentu. Untuk mendorong mereka agar menyelesaikan transaksi, kamu bisa menggunakan chat commerce dan mengingatkan mereka untuk segera memesan barang tersebut sebelum kehabisan. Kamu juga bisa memberikan mereka pilihan untuk bertanya atau mendapatkan pengingat saat barang sudah mau habis. 

Konfirmasi Pesanan

Supaya pembeli yakin bahwa pesanan mereka telah diproses, kamu bisa memberitahukan mereka lewat chat dan meng-update mereka soal proses pengiriman barang. Jadi mereka bisa menunggu barang mereka dengan tenang. 

Kamu juga bisa memberi mereka pilihan untuk melacak proses pengiriman barang mereka sehingga mereka mendapatkan estimasi kapan barang tiba. Memberi notifikasi lewat chat juga mengurangi kemungkinan pemberitahuan tidak terbaca karena masuk ke spam. 

Meminta Review

Kamu juga bisa menggunakan chat commerce untuk mendapatkan feedback dari customer. Agar lebih mudah, kamu bisa menggunakan bot yang memungkinkan pembeli memberi rating dari 1 sampai 5 bintang. Bisa juga meminta mereka mengirimkan foto menggunakan produk yang kamu jual sehingga bisa kamu masukan sebagai testimoni di web jualan online, marketplace, atau media sosial.

Merekomendasikan Produk

Tak hanya untuk menarik pelanggan baru, kamu juga bisa menggunakan chat commerce untuk mendorong pelanggan kembali melakukan pembelian. Misalnya, kamu bisa mengirimkan foto atau pemberitahuan peluncuran produk baru, merekomendasikan produk berdasarkan pembelian mereka sebelumnya, atau membagikan promo. Dengan demikian, mereka akan merasa mendapatkan pelayanan yang personal dan benar-benar diperhatikan.

Gunakan Bahasa Sehari-hari

Berbeda dengan kata-kata pada website toko online yang mungkin lebih formal, sebaiknya gunakan gaya bahasa sehari-hari yang ramah tapi juga tetap sopan saat berinteraksi dengan pelanggan lewat chat. Tujuannya supaya konsumen merasa benar-benar berinteraksi dan dilayani oleh manusia secara personal dan bukan oleh robot. Selain itu, buat tulisan atau percakapan yang singkat saja karena biasanya konsumen menggunakan aplikasi messenger lewat handphone yang memiliki ruang layar yang terbatas. 

Menggunakan Bot atau Otomatisasi

Kamu tidak harus membalas chat satu per satu secara manual lho. Kamu bisa menggunakan bot untuk mengirimkan beberapa pesan, misalnya saat mengirimkan sapaan, format order pesanan, atau membagikan promo. Jangan lupa untuk menggunakan bahasa yang interaktif dan ramah sehingga tidak kaku. 

Baca juga: SIRCLO Hadirkan Inovasi Chat Commerce untuk Brands yang Berjualan melalui WhatsApp

Melalui chat commerce, kamu bisa memaksimalkan transaksi dan penjualan bisnismu. Konsumen pun bisa lebih puas berbelanja di tokomu. Kamu bisa menggunakan SIRCLO Chat untuk mulai menerapkan chat commerce dalam bisnismu. Lewat SIRCLO Chat, kamu bisa mengakses katalog produk dengan mudah dan mengirimkan pesan otomatis kepada konsumen. Dengan chat commerce, pelanggan puas, bisnis bisa lebih efektif, dan kamu bisa sukses jualan online

Kami mengerti bahwa kesuksesan bisnis online Anda adalah yang paling utama.

Mulai kisah sukses Anda sekarang juga!