Blog

7 Cara Meningkatkan Jumlah Audiens di Media Sosial Lewat Content Marketing

Saat ini hampir semua brand memiliki akun media sosial. Jumlah pengguna media sosial yang terus meningkat setiap tahunnya mendorong banyak brand untuk semakin gencar membangun audiens di berbagai platform media sosial.

Baca juga: Begini Algoritma Instagram di 2020

Media sosial memang merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk memasarkan brand dan meningkatkan audiens. Lewat media sosial, brand dapat memberikan berbagai informasi dengan jangkauan yang lebih luas, mulai dari informasi campaign, promo, peluncuran produk baru, dan sebagainya. Dengan membangun audiens di media sosial, bisnis pun dapat meningkatkan penjualannya. 

Namun audiens di media sosial tidak terbatas pada jumlah pengikut saja. Jika pengikut bisnismu banyak tetapi interaksinya rendah, kamu pun akan lebih sulit untuk ‘mengubah’ mereka dari pengikut menjadi pembeli. Kunci untuk membangun audiens di media sosial adalah engagement

Dengan tingkat engagement yang tinggi, kamu bisa memiliki fans atau pengikut yang loyal dan mendorong mereka untuk membeli produk yang dijual. Bagaimana caranya membuat konten media sosial yang mendatangkan audiens sekaligus mendorong mereka untuk berinteraksi? Berikut 7 strategi content marketing yang bisa kamu terapkan untuk membangun audiens di media sosial. 

Ketahui Siapa Audiensmu

Pertama, ketahui dulu siapa audiensmu. Tanpa mengetahui kepada siapa kamu berbicara, kamu akan kebingungan dalam membuat konten. Fokus pada audiensmu, mulai dari platform apa yang mereka gunakan, apa masalah yang mereka hadapi, dan apa yang bisa kamu tawarkan bagi mereka.

Dari sini, kamu bisa menentukan platform media sosial mana yang tepat untuk digunakan. Misalnya jika kelompok audiensmu tidak suka menonton video, berarti kamu tidak perlu terlalu aktif di Youtube. Kamu juga bisa tahu kira-kira tipe konten seperti apa yang mereka sukai. Misalnya jika di Instagram apakah mereka suka tipe postingan carousel, meme, atau yang lainnya. 

Bangun Hubungan Emosional

Rata-rata orang mengambil keputusan untuk berbelanja online karena dipengaruhi faktor emosional. Misalnya saja, beberapa orang makan es krim saat sedang sedih. Menurut psikolog, ada 7 emosi yang mendorong perilaku kita di antaranya rasa gembira, percaya, takut, heran atau kaget, sedih, antisipasi, marah, dan jijik. Dengan memasukkan unsur emosional di dalam kontenmu, audiens pun bisa merasa lebih terhubung dengan brand

Libatkan Audiens

Cara lain yang juga efektif untuk meningkatkan audiens adalah dengan melibatkan mereka dalam konten. Ada banyak cara untuk melibatkan mereka. Misalnya menanyakan pendapat mereka, meminta mereka men-tag teman mereka, atau mengajak mereka untuk membagikan konten yang kamu unggah. Kamu juga bisa menambahkan call-to-action pada unggahan atau caption-mu yang mengajak mereka untuk klik link atau mengunjungi web jualan online

Dengan cara ini, kamu mendorong audiens untuk mengambil tindakan dan membuat mereka merasa lebih dekat dengan brand-mu. Kamu juga bisa membalas komentar-komentar yang relevan sehingga ada interaksi antara brand-mu dan pengikut. Cara lain adalah melalui user-generated content. Misalnya kamu membuat template untuk campaign dan meminta para pengikutmu untuk menggunakan template tersebut. Saat mereka sudah menggunakannya, kamu bisa kembali membagikannya sehingga mereka merasa menjadi bagian dari campaign-mu.

Bagikan Konten yang Bermanfaat

Selain membuat konten yang membahas produk atau brand-mu, kamu juga bisa membagikan konten yang bermanfaat bagi target audiensmu. Misalnya jika kamu menjual makanan sehat, kamu bisa membagikan tips-tips hidup sehat. Dengan membagikan konten yang relevan, target audiens yang melihat konten tersebut juga akan tertarik untuk mengikuti akun bisnismu karena karena merasa akan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat. 

Gunakan bahasa yang menarik dan sederhana sehingga mudah dicerna oleh pengikutmu. Dengan membuat konten yang bermanfaat, audiens juga akan lebih terdorong untuk membagikannya ke teman-teman mereka sehingga jangkauan kontenmu bisa semakin luas. 

Gunakan Visual yang Menarik

Menurut studi, konten media sosial dengan visual memiliki kemungkinan yang lebih tinggi untuk dibagikan oleh pengguna. Hal ini terutama penting jika kamu menggunakan platform media sosial yang mengandalkan visual seperti Instagram atau Youtube. Maka itu, pastikan gambar atau visual yang kamu gunakan jelas, berkualitas tinggi, dan menarik. Gunakan warna dan visual yang memang sesuai dengan karakteristik brand kamu sehingga konten media sosial tetap sejalan dengan citra yang ingin kamu bangun. 

Cek Metrik Konten

Jika kamu sudah mengunggah beberapa konten, jangan lupa juga untuk memeriksanya secara berkala. Bandingkan antar satu konten dengan yang lainnya agar kamu bisa mengetahui lebih lanjut tipe konten seperti apa yang disukai oleh pengikutmu, konten mana yang mendorong mereka untuk berinteraksi atau mengambil tindakan lebih lanjut, dan sebagainya. Cara ini akan membantumu menentukan konten ke depannya. 

Manfaatkan Fitur yang Ada

Terakhir, pelajari fitur-fitur yang ada pada platform media sosial yang kamu gunakan dan manfaatkan fitur-fitur tersebut. Rata-rata media sosial memiliki fitur insights dimana kamu bisa memeriksa demografi audiensmu, metrik konten, dan waktu saat pengikut paling aktif. 

Kamu bisa menggunakan fitur-fitur ini untuk mengoptimalkan pembuatan dan pendistribusian kontenmu. Misalnya, jika pengikutmu paling aktif di hari Jumat jam 6 sore, kamu bisa membagikan kontenmu di hari dan jam tersebut. Kamu juga bisa melakukan riset hashtag untuk memperluas jangkauanmu. Cari tahu hashtag apa yang relevan dengan bisnismu dan banyak digunakan oleh target audiens. 

Contoh lain adalah fitur swipe up pada Instagram. Jika akunmu sudah terverifikasi atau memiliki lebih dari 10 ribu pengikut, kamu bisa memanfaatkan fitur ini saat mengunggah Instagram Story untuk mengarahkan pengikut ke website toko online.

Baca juga: Waktunya Memanfaatkan Instagram Insights untuk Bisnismu!

Dengan memaksimalkan konten media sosialmu, kamu bisa menarik lebih banyak orang untuk semakin mengenal brand kamu dan mendorong minat mereka untuk mencari tahu lebih lanjut soal yang produk kamu jual sehingga akhirnya membeli produk tersebut. 

Agar mempermudah audiens, kamu bisa meletakkan website toko online kamu di profil media sosial sehingga mereka bisa langsung melihat-lihat katalog produk. Selain itu kamu juga bisa mengintegrasikan konten di media sosial dengan konten di website toko online. Misalnya jika kamu mengunggah artikel pada website, kamu bisa membagikannya dalam bentuk visual di media sosial. Dengan cara ini, kamu bisa menjangkau audiens yang lebih luas. 

Kami mengerti bahwa kesuksesan bisnis online Anda adalah yang paling utama.

Mulai kisah sukses Anda sekarang juga!