Blog

7 Jenis Digital Marketing yang Bisa Diterapkan untuk Bisnis UKM

Sebagai pelaku bisnis, kamu pasti sudah familiar dengan istilah digital marketing. Saat ini, kebanyakan bisnis baik UKM maupun yang sudah besar melakukan pemasaran mereka secara digital. Pasalnya, strategi digital marketing relatif lebih murah dibandingkan melakukan pemasaran lewat media cetak, radio, maupun TV. Makanya, digital marketing sangat mungkin dilakukan oleh pebisnis UKM. 

Selain itu, digital marketing juga terdiri banyak jenis dan lebih mudah untuk dimonitor. Di sisi lain, dengan banyaknya jenis-jenis digital marketing dan berbagai istilah di dalamnya bisa membuat pebisnis bingung menentukan strategi seperti apa yang cocok dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam bisnisnya. 

Supaya kamu tidak bingung-bingung, berikut beberapa jenis digital marketing yang patut kamu coba untuk bisnis UKM kamu. 

Content Marketing

Content marketing berfokus pada proses pembuatan dan pendistribusian konten kepada target customer dari bisnismu. Tipe marketing yang satu ini lebih menekankan pada pembuatan konten yang konsisten, bernilai, relevan, dan engaging bagi audiens. 

Dengan membuat konten yang dicari oleh audiens, kamu pun bisa lebih mudah menarik pelanggan. Saat ini rata-rata bisnis menerapkan content marketing, baik melalui blog, video, podcast, e-book, dan sebagainya. 

Baca juga: Tips Membuat Strategi Content Marketing untuk Optimalkan Toko Online

Instant Messaging Marketing

Saat ini hampir semua orang terhubung ke aplikasi instant messaging seperti Whatsapp, LINE, atau Facebook Messenger. Menurut Kominfo, jumlah pengguna Whatsapp di Indonesia per 2019 sudah mencapai 171 juta jiwa. 

Jika kamu ingin mencapai target pasarmu secara lebih personal, instant messaging marketing bisa menjadi pilihan untuk memasarkan produk atau jasamu sekaligus salah satu cara berjualan online. Pasalnya, orang lebih mempercayai informasi yang dikirim via aplikasi chat dibandingkan lewat SMS atau email. 

Social Media Marketing

Salah satu jenis digital marketing yang hampir digunakan oleh seluruh bisnis adalah social media marketing. Lewat media sosial, kamu bisa menarik pembeli, meningkatkan kesadaran orang akan brand bisnismu, bahkan membangun hubungan dengan pelanggan. 

Sekarang ini, ada banyak platform media sosial yang bisa kamu pilih mulai dari Instagram, Twitter, Facebook, dan banyak lagi. Pilih media sosial yang sesuai dengan target pasarmu. Misalnya, jika bisnismu menekankan pada visual misalnya seperti bisnis pakaian, Instagram kemungkinan pilihan yang lebih sesuai untuk bisnismu. Jika spesialisasi bisnismu adalah B2B, LinkedIn jadi platform yang tepat untukmu. 

Melakukan social media marketing juga tidak memerlukan budget besar-besaran. Bahkan, kamu bisa melakukannya secara gratis. 

Affiliate Marketing

Jika tujuanmu adalah agar bisnismu semakin dikenal banyak orang, strategi marketing yang satu ini bisa kamu terapkan. Dalam affiliate marketing, kamu berpartner dengan seseorang, influencer misalnya, atau sebuah bisnis untuk mempromosikan bisnismu. 

Kolaborasinya bisa berupa banyak bentuk, mulai dari konten media sosial, konten blog, kode diskon, dan sebagainya. Untuk jenis digital marketing yang satu ini, kamu tentu membutuhkan budget tertentu untuk bekerja sama dengan orang tersebut. 

Email Marketing

Biasanya email marketing digunakan untuk pemasaran yang sifatnya langsung seperti menyampaikan informasi atau update, penawaran, promo, dan sebagainya. Namun, email marketing juga bisa digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan. 

Kemungkinan besar, pelangganmu menerima banyak email setiap harinya.  Maka itu, kamu perlu menerapkan sejumlah strategi dalam melakukan email marketing agar email-mu dibaca dan tidak masuk ke kotak spam. Cari tahu kapan waktu yang pas untuk mengirim email dan terus update mailing list bisnismu. Supaya tidak repot, kamu bisa menggunakan jasa email marketing tools

Pay-Per-Click (PPC)

Pay-per–click merupakan model advertising di mesin pencari seperti Google. Pada dasarnya, model ini digunakan agar web jualan online-mu bisa muncul di paling atas di hasil mesin pencari dengan cara berbayar. 

Jadi, kamu akan mendapat tagihan setiap kali website toko online milikmu mendapatkan klik. Biayanya tergantung pada kualitas situs web jualan online-mu dan kata kunci yang dipilih. Strategi PPC ini bisa menjadi solusi jangka pendek untuk memasarkan bisnismu dan cara berjualan online yang efektif untuk menawarkan promo-promo tertentu.

Search Engine Optimization (SEO)

SEO dilakukan untuk mengoptimasi agar website toko online-mu punya ranking yang bagus pada  hasil mesin pencari. Lalu apa bedanya dengan PPC? Kalau PPC sifatnya berbayar, SEO sifatnya organik dan gratis. 

Banyak orang malas pindah ke halaman 2 saat mencari sesuatu di mesin pencari. Oleh karena itu, SEO penting jika kamu mau web jualan online punyamu mudah ditemukan calon pembeli dan mendapat traffic yang tinggi. 

Berbeda dengan PPC, SEO ini sifatnya jangka panjang. Bagaimana cara menerapkannya? Salah satunya dengan memilih kata kunci yang tepat dan memastikan website toko online-mu SEO friendly. Kalau kamu gak mau pusing, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan toko online sehingga website toko online kamu lebih optimal.

Baca juga: Langkah Meningkatkan Traffic Toko Onlinemu Melalui SEO

Ternyata ada banyak ya jenis digital marketing. Mulai dari yang bisa kamu lakukan sendiri sampai yang membutuhkan jasa dari pihak lain seperti jasa email marketing ataupun jasa pembuatan toko online. Nah, kamu bisa coba eksplor nih tiap-tiap jenisnya supaya tahu kira-kira yang mana yang cocok untuk bisnismu. Selamat mencoba!

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit