Blog

8 Cara Mendapatkan Modal Usaha untuk Bisnis

Punya ide bisnis yang keren dan inovatif? Bagus! Tapi langkah selanjutnya apa? Kamu mungkin perlu stok barang, tim kerja, web jualan online, dan lainnya. Artinya kamu butuh modal usaha. Berapa dana yang dibutuhkan untuk membangun usaha? Ratusan ribu? Puluhan juta? 

Baik dari modal ratusan ribu maupun puluhan juta, dua-duanya dapat digunakan untuk membangun dan mengembangkan bisnis. Membangun bisnis dengan modal yang sedikit bukanlah tidak mungkin. Hanya saja, modal usaha yang besar memungkinkan kamu untuk bisa lebih berinovasi dan mengembangkan bisnismu dengan lebih cepat. 

Baca juga: 7 Tips Cerdas Mengatur Keuangan untuk Pebisnis Pemula

Banyak pebisnis pemula yang masih bingung bagaimana cara mencari modal usaha. Apalagi jika ide bisnis yang ingin dijalankan membutuhkan modal awal yang besar. Agar bisnis bisa berkembang dan sukses, berikut 8 cara untuk mendapatkan modal usaha. 

Tabungan Pribadi

Salah satu cara paling mudah untuk mendapat modal usaha adalah dengan menggunakan tabungan sendiri. Kamu bisa mulai dengan menyisihkan sebagian dari gajimu tiap bulannya. Dengan menggunakan tabungan sendiri, kamu jadi bisa memulai bisnis tanpa perlu memikirkan hutang saat bisnis sudah mulai berjalan. Di sisi lain, cara yang satu ini membutuhkan waktu yang lumayan lama. 

Jual Aset

Sudah gak sabar ingin membangun bisnis supaya keduluan orang lain? Cara mendapatkan modal usaha lain yang bisa kamu coba adalah menjual aset seperti barang-barang berharga, perhiasan, kendaraan pribadi, dan sebagainya. Kamu juga bisa menggabungkan sejumlah uang dari tabunganmu sekarang dengan hasil penjualan aset sehingga modal yang kamu punya jadi lebih besar. 

Kredit Bank

Salah satu cara yang paling umum dilakukan orang untuk mendapat modal usaha adalah dengan meminjam ke bank. Ada berbagai macam kredit yang ditawarkan oleh bank, baik yang dengan jaminan maupun tanpa agunan. Biasanya kredit tanpa agunan memiliki bunga yang lebih besar. Supaya tidak dihantui hutang berlama-lama, sebaiknya ambil kredit yang jangka waktunya tidak terlalu lama. 

Dalam memilih kredit bank, pahami betul-betul mengenai bunga dan cicilan yang harus kamu tanggung. Buat perkiraan terlebih dahulu mengenai dana yang setidaknya harus kamu punya setiap bulan agar dapat membayar cicilan per bulannya. Jangan sampai keuntungan bisnismu malah habis hanya untuk membayar cicilan kredit. 

Dari Konsumen

Beberapa jenis bisnis khususnya bisnis jasa seperti katering atau sablon biasanya bisa mendapatkan modal usaha dari pembayaran yang dilakukan pembeli di awal. Uang dari pembayaran tersebut kemudian digunakan untuk memproduksi pesanan. 

Pembayaran di awal ini jumlahnya bisa kamu tentukan sendiri, baik full, setengah harga, atau sekadar uang muka saja. Keuntungan yang kamu dapat dari penjualan tersebut kemudian menjadi tambahan modal untuk mengembangkan bisnismu lebih lanjut. 

Mencari Rekan Bisnis

Kalau mengandalkan modal sendiri terlalu berat, kamu bisa mencari rekan bisnis supaya modal usaha yang kamu punya jadi lebih besar. Coba ajak teman yang kamu percaya serta memiliki visi dan minat yang cocok. 

Sebelum memulai bisnis dengan teman, pastikan kamu sudah membahas rencanamu secara rinci mulai dari strategi bisnis, goal yang ingin dicapai, pembagian keuntungan, dan hal-hal lainnya. Dengan punya rekan bisnis, kamu juga jadi punya partner untuk brainstorm dan mendiskusikan ide-ide untuk mengembangkan bisnis. 

Pinjam Orang Terdekat

Cara lain untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan pinjam orang terdekat seperti orang tua, keluarga, atau sahabat. Jelaskan ke mereka soal ide dan rencana bisnismu secara detail agar mereka pun merasa aman meminjamkan uang kepadamu. 

Bicarakan juga bahwa kamu akan segera mengembalikan uang yang kamu pinjam sebagai modal dalam periode waktu tertentu. Walaupun cara mendapat modal yang satu ini relatif lebih santai dan sederhana, kamu juga harus hati-hati. Jangan sampai kebablasan dan malah jadi merusak hubunganmu dengan orang yang meminjamkan uang. 

P2P Lending

Sekarang ini modal usaha juga bisa didapatkan tanpa perlu keluar rumah, salah satunya melalui P2P Lending. Ada banyak aplikasi dan website yang menyediakan layanan peer-to-peer lending. Pilih P2P Lending yang sudah aman dan terdaftar di OJK untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

P2P Lending memang salah satu cara yang cepat dan praktis untuk mendapatkan modal. Syarat mengurusnya juga cenderung tidak terlalu sulit. Namun, biasanya P2P Lending memiliki bunga yang cukup besar. Maka itu, lakukan perhitungan dulu ya sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman lewat P2P Lending. 

Suntikan Dana dari Investor

Terakhir adalah dengan cara mencari investor. Cara yang ini jelas akan sangat membantu pengembangan bisnismu karena biasanya investor mampu memberikan suntikan dana yang cukup besar. 

Cara ini bisa menjadi opsi untuk kamu yang baru mulai dan masih belum punya penghasilan untuk diputar kembali untuk kebutuhan bisnis. Kamu bisa mulai mencari dengan mencari investor modal yang berinvestasi di industri yang sesuai dengan bisnismu. Kamu juga bisa mengikuti lembaga atau workshop yang melakukan pelatihan serta memberikan akses bagi pengusaha untuk mendapatkan modal usaha.

Jika kamu mencari modal di luar pendanaan pribadi, baik itu dari pinjaman maupun investor, pastikan ide bisnismu sudah matang ya supaya orang atau lembaga yang meminjamkan juga yakin untuk menanamkan modal pada bisnismu. Buat presentasi singkat yang padat dan jelas untuk menjelaskan gambaran besar bisnismu, solusi yang ditawarkan, goal, timeline, serta alasan mengapa kamu memerlukan modal.  

Dalam mencari pendanaan, salah satu hal penting untuk diperhatikan adalah kesan yang ditunjukkan dari ide bisnismu. Kesan apa yang orang dapatkan saat melihatnya? Branding seperti apa yang ingin dibangun? 

Dalam menanamkan modal, pasti orang mencari yang namanya kejelasan. Maka itu, tunjukkan sebisa mungkin keseriusanmu dalam membangun bisnis. Menunjukan profesionalitas akan memberikan kesan yang bagus untuk bisnismu dan bisa meyakinkan orang lain bahwa bisnismu layak untuk mendapatkan modal. 

Baca juga: Kenali Jenis-Jenis Platform untuk Berjualan Online!

Maka itu, bangun strategi branding seawal mungkin mulai dari logo, desain, website toko online, dan sebagainya. Tenang, kamu tidak perlu melakukan semuanya sendiri kok. Sekarang ini ada banyak jasa yang bisa membantumu membangun bisnis dengan harga yang relatif terjangkau seperti jasa pembuatan website ecommerce untuk membuat toko online. Dengan mengeluarkan sedikit modal pribadi di awal, kamu bisa meningkatkan kredibilitas bisnismu untuk mendapatkan pendanaan yang lebih besar. 

Sekarang kamu sudah tahu pilihan yang ada dan apa saja yang dibutuhkan untuk mendapatkan modal dari tiap opsi. Jadi cara mana nih yang akan kamu coba?

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit