Blog

8 Hal yang Bisa Pebisnis Lakukan untuk Ikut Menjaga Kelestarian Lingkungan

Masalah pemanasan global merupakan isu kompleks yang menjadi tanggung jawab kita semua. Untuk menanganinya, dibutuhkan kerjasama maupun kontribusi dari semua pihak, termasuk juga bisnis dan perusahaan. 

Banyak pebisnis UKM yang berpikir bahwa tindakan dan perubahan yang mereka lakukan untuk turut menjaga lingkungan tidak akan berdampak apa-apa. Ada juga yang berpikir bahwa mengarahkan bisnis untuk lebih eco-friendly akan memakan biaya yang besar. Padahal nyatanya tidak demikian. 

Bisnis yang ramah lingkungan bisa menjadi kunci keberhasilan bisnis. Jika kamu berinvestasi pada peralatan yang dapat diperbarui dan lebih efisien, kamu jadi bisa mengurangi biaya operasional dalam jangka panjang. Selain itu, konsumen sekarang ini juga sudah semakin sadar dan peduli terhadap lingkungan lho. Selain baik bagi lingkungan, turut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan juga baik bagi reputasi bisnismu. 

Baca juga: 8 Tips Menjadi Sociopreneur, Pebisnis yang Membawa Dampak Positif Bagi Masyarakat

Lalu apa yang bisa saya lakukan sebagai pebisnis untuk ikut menjaga lingkungan? Cukup mulai dari hal-hal yang sederhana! Ada banyak langkah-langkah praktis yang bisa kamu lakukan sebagai pebisnis untuk turut melestarikan lingkungan, berikut beberapa di antaranya. 

Manfaatkan Barang Bekas

Punya setumpuk kertas bekas? Daripada disimpan, kamu bisa menggunakan kertas bekas tersebut untuk packaging. Namun, pastikan di kertasnya tidak ada informasi rahasia atau penting ya. 

Selain itu kamu juga bisa mulai menggunakan peralatan kantor yang lebih ramah lingkungan, seperti menggunakan kertas dan kartrid printer daur ulang. Jika kamu mengganti barang elektronik, yang lama jangan langsung dibuang! Coba lakukan riset kecil-kecilan bagaimana barang tersebut bisa didaur ulang atau digunakan kembali. 

Misalnya jika kamu membeli komputer baru, kamu bisa menyumbangkan komputer lamamu ke sekolah lokal atau badan amal. Sebelum menyumbangkannya, cek dulu dan pastikan semua data telah kamu pindahkan dan hapus. 

Kurangi Penggunaan Plastik

Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan plastik adalah dengan mengajak karyawanmu untuk mengurangi penggunaan botol plastik. Kamu bisa menyediakan tap water di kantor, atau bisa juga dengan membagikan botol air atau gelas kepada masing-masing karyawan. Cara lain adalah dengan mengganti kantong plastik dengan kantong kertas daur ulang. 

Gunakan Lampu LED

Lampu LED menggunakan energi yang lebih sedikit dan tidak mengandung merkuri serta gas beracun lainnya yang terdapat dalam lampu neon atau pijar. Walaupun harganya lebih mahal, tapi kamu bisa menghemat biaya ke depannya karena lampu LED lebih hemat listrik dan tahan lama. 

Pertimbangkan Remote Working

Saat ini semakin banyak kantor yang memperbolehkan pekerjanya untuk bekerja dari rumah, baik selama beberapa hari dalam seminggu atau full remote untuk beberapa karyawan. Bahkan beberapa perusahaan tidak memiliki gedung kantor sendiri. 

Kamu mungkin ragu apakah bisnis bisa berjalan dengan produktif jika karyawan bekerja dari rumah. Namun menurut data, karyawan lebih produktif dan senang saat bekerja di rumah. Walaupun data ini tidak bisa dipukul rata, remote working patut untuk dipertimbangkan. Apalagi, jika bisnismu merupakan bisnis digital.

Bayangkan berapa banyak biaya yang bisa kamu kurangi. Mulai dari biaya listrik hingga peralatan kantor. Selain itu, work from home juga berarti karyawan tidak perlu naik motor atau mobil untuk ke kantor. Artinya, kamu juga membantu mengurangi polusi dan kemacetan. 

Matikan Komputer dan Peralatan Listrik Lainnya

Terapkan peraturan ke seluruh karyawan untuk mencabut kabel charger dan mematikan komputer, printer, lampu, AC dan perangkat elektronik lainnya sebelum pulang. Bagaimana kamu menggunakan fasilitas yang ada sangat berdampak pada lingkungan lho. Jika kamu menggunakan mesin atau peralatan listrik yang sudah lama,  pertimbangkan untuk menggantinya dengan produk baru yang lebih efisien dan hemat energi. 

Beli Recycle Bin

Salah satu alasan orang tidak mau mendaur ulang adalah karena tidak adanya akses yang mudah. Untuk memudahkan karyawanmu, letakkan beberapa recycle bin di kantor. Misalnya di area resepsionis, ruang utama, dan ruang rapat. Ini menunjukkan keseriusanmu untuk mengajak karyawan maupun pengunjung yang datang ke kantormu agar lebih peduli dan bertanggung jawab pada lingkungan. 

Produk yang Lebih Ramah Lingkungan

Langkah yang satu ini lebih rumit, tapi juga tidak mustahil untuk diterapkan. Kamu bisa mulai dari packaging produkmu. Pilih packaging yang ramah lingkungan seperti kemasan daur ulang alih-alih menggunakan plastik yang sulit terurai. 

Selain itu, kamu juga bisa bekerja sama dengan pemasok barang dan jasa yang menerapkan go-green. Dengan cara ini, kamu juga bisa saling mendukung bisnis lokal lainnya. 

Kurangi Penggunaan Kertas, Beralih ke Digital

Berapa banyak kertas yang kamu habiskan dalam sehari hanya untuk membuat coretan, spreadsheet, dan sebagainya? Jika bisnismu masih sangat mengandalkan kertas, coba secara perlahan kurangi penggunaan kertas. Kalau biasanya draf atau memo rapat harus dicetak, coba mulai beralih ke dokumen digital, misalnya menggunakan Google Drive yang mempunyai fitur share.

Ingin memasarkan produk atau jasamu? Daripada menghabiskan dana untuk mencetak dan membagikan brosur, kamu bisa memasarkan produk atau jasamu secara online lewat media sosial atau web jualan online-mu. 

Selain lebih ramah lingkungan, kamu juga bisa menghemat tempat. Bayangkan berapa banyak tempat yang kamu perlukan untuk menyimpan begitu banyak dokumen. Dengan menyimpan dokumen secara digital pada komputer, kamu bisa mengaturnya dengan lebih rapi sekaligus memudahkan kamu untuk mengaksesnya kembali. 

Ditambah lagi, memasarkan bisnis lewat media sosial dan website toko online memungkinkan kamu untuk menghemat biaya pengeluaran serta menjangkau lebih banyak orang. Biaya yang tadinya kamu gunakan untuk membeli berpak-pak kertas dan mencetak brosur bisa kamu gunakan untuk mengembangkan bisnismu. 

Baca juga: Pebisnis Milenial, Manfaatkan 4 Layanan Digital Ini untuk Kembangkan Bisnismu!

Saat ini strategi digital juga begitu penting lho agar bisnis bisa bersaing dan mengikuti perkembangan jaman. Bayangkan kalau kompetitormu punya web jualan online sementara kamu tidak. Saat orang mencari produk atau jasa yang kamu jual di mesin pencari, mereka akhirnya akan membeli dari kompetitormu. Tidak mau kehilangan calon pelanggan, kan?

Untuk beralih ke digital, kamu bisa buat toko online terlebih dahulu menggunakan jasa pembuatan toko online profesional. Sambil menerapkan langkah-langkah di atas, kamu bisa membuat konten di website toko online-mu untuk menceritakan kepada konsumen bagaimana bisnismu ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan. Ternyata ada banyak hal mudah yang bisa kamu lakukan untuk melestarikan lingkungan kan?

Kami mengerti bahwa kesuksesan bisnis online Anda adalah yang paling utama.

Mulai kisah sukses Anda sekarang juga!