Blog

8 Tips Menjadi Sociopreneur, Pebisnis yang Membawa Dampak Positif Bagi Masyarakat

Akhir-akhir ini, muncul istilah sociopreneur dalam dunia bisnis. Sociopreneur sendiri berasal dari kata social dan entrepreneur, yang artinya seorang pebisnis yang menjalankan kegiatan wirausaha dengan fokus menciptakan dampak sosial bagi masyarakat. 

Jadi kepentingan seorang sociopreneur tidak hanya pada profit yang dihasilkan dari bisnisnya, tetapi juga perubahan positif apa yang bisa dihasilkan dari bisnis tersebut. Misi ini jelas merupakan hal yang bagus karena bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah yang banyak dihadapi oleh masyarakat dan meningkatkan taraf hidup mereka.  

Karakteristik sebuah bisnis sosial atau social enterprise bisa dilihat dari beberapa hal. Pertama, social enterprise menerapkan prinsip bisnis dan manajemen untuk menyelesaikan masalah sosial, terutama saat pemerintah atau pasar gagal ataupun saat ada kebutuhan yang belum terpenuhi.

Kedua, sociopreneur menekankan pengembangan solusi yang efisien, terjangkau, dan hemat biaya. Terakhir, solusi yang berkelanjutan. Artinya, seorang sociopreneur juga harus bisa mempertahankan bisnisnya selagi menjalankan misi sosialnya. 

Untuk menjadi seorang sociopreneur, kamu tentu harus tahu masalah apa yang dihadapi masyarakat dan apa yang mereka butuhkan. Jika kamu ingin memberikan dampak positif bagi masyarakat lewat ide bisnismu, berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar bisa berhasil menjadi seorang sociopreneur.

Baca juga: Pebisnis Milenial, Manfaatkan 4 Layanan Digital Ini untuk Kembangkan Bisnismu!

Pahami Isu yang Mau Kamu Angkat

Yang pertama dan paling jelas, pastikan kamu benar-benar paham soal isu yang mau kamu angkat. Hal ini sangat penting supaya bisnis sosialmu tidak setengah-setengah dan akhirnya malah tidak memberikan dampak apapun. 

Tentukan secara spesifik demografi masyarakat yang menjadi target dari bisnismu dan masalah yang ingin kamu selesaikan untuk demografis tersebut. Pikirkan mengenai kompetensi dan keterampilanmu yang dapat menopang bisnismu. Pertimbangkan juga mengenai akses untuk mendistirbusikan produk atau jasamu kepada demografis yang kamu sasar. 

Lakukan Riset

Bukan hanya riset target pasarmu, tetapi juga riset social enterprise lainnya yang mungkin menyasar isu yang sama dengan bisnis yang ingin kamu bangun. Pelajari bagaimana mereka menawarkan solusi atas satu masalah dan aspek apa yang bisa kamu tingkatkan dari bisnis mereka. Cari tahu juga bisnis, organisasi, atau asosiasi yang mungkin bisa kamu ajak kerja sama atau menjadi partner untuk bisnis sosialmu. 

Ciptakan Konsep yang Unik

Rencanakan dengan matang konsep seperti apa yang akan kamu tawarkan sebagai solusi. Usahakan kamu mempunyai konsep unik dan cara yang berbeda yang belum pernah ditawarkan oleh orang atau perusahaan lain. 

Jika konsepmu tidak sepenuhnya baru atau isu yang kamu angkat sebenarnya sudah memiliki solusi, pikirkan mengenai bagaimana kamu bisa memberi nilai tambah pada solusi tersebut. Misalnya, jika kamu rasa solusi tersebut belum maksimal, pikirkan mengenai cara bagaimana kamu bisa memperbaiki atau meningkatkannya. 

Tentukan Bisnis Model

Bisnis model sangat penting untuk menentukan arah bisnismu ke depannya. Seberapa luas dan besar jangkauan maupun dampak yang ingin kamu ciptakan? Apakah kamu benar-benar berfokus pada satu komunitas lokal secara spesifik atau kamu ingin mempunyai jangkauan yang lebih luas?

Dari situ, tentukan berapa dana yang kira-kira kamu butuhkan untuk bisa menjalankan misi maupun mempertahankan bisnismu. Tentukan juga apakah penerima manfaat dari bisnismu merupakan kelompok yang juga menjadi konsumen dari bisnismu atau keduanya terpisah. 

Pilih Jenis Pendanaan

Tentukan pendanaan seperti apa yang ideal untuk mendapatkan modal usaha. Apakah kamu akan mengandalkan dana sendiri, meminjam keluarga atau teman, mengajukan pinjaman bank, melakukan crowdfunding, atau mencari investor?

Apabila kamu memilih mencari modal usaha melalui investor, pastikan investor tersebut benar-benar memahami dan sejalan dengan misimu alih-alih hanya ingin mendapatkan laba setinggi mungkin.

Seimbangkan Antara Profit dan Dampak

Seperti yang sudah disebutkan, dalam menjalankan social enterprise pebisnis harus bisa menjaga agar usahanya tetap bisa bertahan sehingga bisa terus memberikan dampak dan solusi. Hal ini jelas tidak mudah. Sebagai sociopreneur, kamu harus bisa menyeimbangkan antara profit yang didapat dengan dampak yang kamu berikan. 

Jangan sampai ada yang berat sebelah di antara keduanya. Tanpa profit, kamu tidak akan bisa menjalankan misi sosialmu. Namun, terlalu fokus pada profit akan menghilangkan aspek sosial dari bisnis sosialmu. 

Jalankan Bisnis dengan Transparan

Dalam menjalankan sebuah social enterprise, transparansi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan tiap pihak yang terlibat, khususnya orang yang menyumbangkan dana. Untuk menghindari timbulnya kecurigaan, kamu bisa buat website online untuk membagikan informasi secara detail mengenai misi yang kamu jalankan serta laporan pengelolaan atas dana yang diterima.

Jadi siapapun yang mengunjungi web jualan online-mu bisa mengetahui dengan jelas ke mana uang mereka pergi, siapa yang merasakan dampaknya, dan lain-lain. Apabila bisnis sosialmu memang mengandalkan sumbangan sebagai sumber pendanaan utama, kamu juga bisa meng-update jumlah orang yang beramal secara otomatis pada website toko online-mu. 

Manfaatkan Berbagai Platform 

Terakhir, jangan lupa untuk memanfaatkan berbagai platform yang ada, mulai dari media sosial hingga konten pada website toko online milikmu sendiri. Ciptakan online presence yang tulus dan sejalan dengan misimu. Bangun koneksi personal dengan audiens, misalnya dengan membagikan konten yang bermakna dan bermanfaat di media sosial atau web jualan online. Dengan terhubung dan berinteraksi langsung dengan audiensmu, kamu pun bisa mengenal mereka lebih baik dan menjangkau lebih banyak orang lagi.

Baca juga: 5 Tips Produktif Saat Work From Home untuk Pebisnis Online

Memiliki website sendiri sangat esensial untuk menjaga kredibilitas maupun menjangkau target konsumen bagi social enterprise. Maka itu, sebaiknya gunakan jasa pembuatan website ecommerce agar terlihat profesional dan terpercaya. Dengan membangun brand yang kredibel sejak di awal, kamu pun nantinya bisa menjalankan misi sosialmu dengan maksimal.

Kami mengerti bahwa kesuksesan bisnis online Anda adalah yang paling utama.

Mulai kisah sukses Anda sekarang juga!