Blog

Perbedaan Chat commerce dan sosial commerce

Apa Perbedaan Social Commerce Dan Chat Commerce

Perkembangan dalam belanja online kini kian beragam. Semua kemudahan tersebut tercipta berkat teknologi yang semakin canggih dan pola belanja online yang semakin praktis. Kemudahan belanja bagi para konsumen menjadi tolak ukur baru dalam berbelanja. Tak heran banyak tercipta metode belanja baru seperti social commerce dan chat commerce.

Social commerce dan chat commerce merupakan salah dua dari beberapa metode belanja online jenis baru. Keduanya lebih mobile friendly bagi para konsumen. Sebab, sasaran utamanya adalah para konsumen yang belanja menggunakan handphone. Lantas, apa perbedaan social commerce dan chat commerce? Simak selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Fitur-fitur Chat Commerce Untuk Bantu Tingkatkan Penjualan Kamu

Social Commerce

Social commerce adalah kegiatan menjual suatu produk di sosial media. Semua aktivitas pembelian bisa dilakukan di sosial media dimulai dari memilih barang sampai proses pembayaran. Contohnya saat kamu sedang scrolling di Instagram, tiba-tiba kamu menemukan sebuah hoodie menarik. Nah kamu bisa membeli dan menyelesaikan pembayaran langsung di Instagram.

Social commerce banyak dilakukan para pelaku usaha dengan melihat tingkah laku masyarakat di sosial media. Sejatinya saat ini banyak orang menghabiskan waktunya di sosial media. Untuk itu, pemanfaatan sosial media saat ini bukan hanya sebagai aplikasi berkumpulnya banyak orang saja. Melainkan bisa juga dimanfaatkan sebagai pasar jual beli. Berikut beberapa kelebihan dari social commerce.

Kemudahan Belanja Di Sosial Media

Sosial media saat ini memiliki banyak manfaat bagi kehidupan banyak orang. Wadahnya mencari informasi mengenai keadaan yang sedang terjadi, sarana menghubungi teman atau keluarga, dan sekarang bisa menjadi tempat jual beli suatu produk. Beberapa sosial media sudah terdapat fitur belanja, seperti Facebook shops, Instagram shops, Pinterest product pins, dan Snapchat brand profiles.

Hal ini tentu bisa kamu barengi dengan promosi produk lewat konten. Kemudahan belanja ini tak perlu susah-susah untuk membuka banyak halaman. Cukup lewat sosial media dan tak perlu keluar aplikasi kamu sudah bisa melihat produk, memilihnya, menentukan pengiriman, sampai membayar dengan metode yang diinginkan. 

Target Konsumen Yang Luas

Banyaknya pengguna sosial media membuat para penjual bisa memposisikan diri menetapkan target pasarnya. Peluang ini bisa menjadi hal baik karena mampu melihat demografis konsumen. Dengan begitu, persebaran konsumen akan terlihat dan memasarkan produk bisa semakin luas.

Untuk menyokong hal tersebut, para penjual bisa memanfaatkan konten-kontennya sebagai cara promosi. Lewat akun yang sudah dibuat, para penjual bisa membuat daya tarik lewat konten edukatif, tutorial penggunaan produk, tips dan trik, serta konten lainnya yang bisa mengundang daya tarik konsumen.

Mudah dan Banyak Digemari Generasi Z

Jika produk yang dijual memiliki target pasar konsumen kisaran usia 18-34, maka ini menjadi keuntungan besar. Sebab, usia tersebut merupakan penyumbang terbanyak untuk urusan aktivitas di sosial media. Mereka senang menghabiskan waktu untuk scrolling di sosial media favoritnya.

Dengan target pasar yang sudah terlihat, para pelaku bisnis bisa langsung menyasar targetnya dengan penawaran yang menarik. Saat para konsumen usia tersebut sedang menyelam di sosial media lalu menemukan suatu produk yang menarik, bukan tidak mungkin konsumen tersebut akan langsung membelinya. Hal itu pun bisa menjadi pengalaman baru yang menarik bagi konsumen.

Chat Commerce

Chat commerce adalah kegiatan belanja online lewat chat. Biasanya banyak dilakukan di aplikasi chat seperti WhatsApp. Selain itu bisa juga diterapkan live chat commerce di website jualan. Metode belanja ini dianggap lebih personal karena proses belanjanya terjadi langsung dari akun pribadi WhatsApp konsumen.

Kemudahan akses belanja ini semakin merekatkan hubungan dengan konsumen. Serta membangun kepercayaan satu sama lain. Lalu, apa saja kelebihan yang didapatkan dari chat commerce? Berikut beberapa kelebihan chat commerce yang bisa dimanfaatkan.

Chatbot 

Dalam praktiknya, para penjual bisa menggunakan fitur satu ini untuk menyapa konsumen. Ya, chatbot atau admin penjawab pertanyaan otomatis yang dijalankan oleh artificial intelligence ini bisa membantu pelaku usaha untuk memudahkan banyaknya pertanyaan yang masuk.

Chatbot ini bisa diatur sesuai keinginan. Entah itu menyiapkan jawaban template untuk pertanyaan yang sama, membuat konsumen nyaman berinteraksi, sampai menggiring konsumen untuk membeli produknya. Fitur ini bisa dimaksimalkan dari proses menyapa konsumen sampai check out produk

Memberikan Rekomendasi Produk

Notifikasi berupa rekomendasi produk yang sedang hangat dibicarakan atau berupa rekomendasi yang berasal dari algoritma konsumen saat mengetikan sebuah nama. Hal ini penting untuk dilakukan agar konsumen tergiur dan bahkan terbantu karena apa yang mereka maksud bisa ditangkap dengan mudah lewat chat commerce.

Rekomendasi ini tentunya tidak terus-terusan dilakukan setiap saat. Perlu diingat bahwa konsumen juga tidak akan senang jika terus-menerus ditawari produk. Sesekali lakukan upaya pendekatan dengan meningkatkan kesadaran produk. Setelah itu barulah jadwalkan pengiriman rekomendasi produk.

Baca juga: 5 Manfaat Menggunakan Chat Commerce

Notifikasi Status Pemesanan

Konsumen bisa menerima notifikasi status pemesanan dan pengingat pembayaran melalui aplikasi WhatsApp. Fitur ini bisa membantu untuk proses penjualan menjadi lebih cepat. Pasalnya, konsumen yang lupa transaksinya belum diselesaikan, saat notifikasi masuk bisa langsung menyelesaikannya.

Kelebihan fitur ini walaupun sederhana namun bisa bermanfaat bagi konsumen. Mereka pun menjadi tahu status pemesanan produk yang dibeli sudah sampai mana. Jadi inilah saatnya bagi para pelaku usaha seperti kamu untuk memiliki chat commerce sebagai sarana berjualan. Tunggu apalagi segera bergabung bersama Sirclo.

SIRCLO saat ini sedang bekerjasama dengan WhatsApp mengajak para pelaku bisnis seperti kamu untuk berkembang dengan mengikuti kelas mentoring #PastiPrioritas. Untuk informasi mengenai mentoring bisa kamu klik di sini.

Tentang SIRCLO

Dimulai pada tahun 2013, SIRCLO adalah perusahaan solusi e-commerce terdepan di Indonesia yang membantu brands berjualan online. SIRCLO menawarkan solusi yang terbagi menjadi 2 kategori utama, yaitu solusi entrepreneur dan enterprise. Pada kategori entrepreneur, SIRCLO menawarkan platform pengelolaan toko online UMKM untuk berjualan di 3 platform yang berbeda (website, marketplace, chat commerce), yaitu SIRCLO Store. Pada kategori enterprise, SIRCLO menawarkan layanan e-commerce enabler secara end-to-end melalui SIRCLO Commerce dan solusi pengembangan teknologi omnichannel melalui ICUBE by SIRCLO.

SIRCLO telah melayani lebih dari 100.000 brands untuk mengembangkan bisnisnya secara online, seperti ATS The Label, Benscrub, Evete Naturals, Namaste Organic, This Is April dan Heytimmy Kidswear, serta dipercaya oleh brands ternama seperti Unilever, Reckitt Benckiser, KAO, L’Oréal, dan Levi’s. Berlokasi di Green Office Park 1, The Breeze (BSD – Serpong), hari ini SIRCLO memiliki 700 karyawan serta perwakilan yang berbasis di Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Lihat informasi selengkapnya mengenai SIRCLO di www.sirclo.com.

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!