Blog

Bagaimana Pengaruh Harbolnas Terhadap Perekonomian Digital di Indonesia?

Momen pesta belanja online atau Harbolnas yang diadakan secara berkala merupakan momen yang ditunggu-tunggu baik oleh konsumen maupun pebisnis. Dari sisi konsumen, mereka bisa mendapatkan promo besar-besaran atau harga miring atas barang yang ingin mereka beli. Dari sisi pebisnis, momen Harbolnas menjadi peluang untuk meningkatkan penjualan.

Baca juga: Pedoman Flash Sale saat Harbolnas untuk Pebisnis Online

Dari tahun ke tahun, jumlah transaksi Harbolnas pun terus meningkat, bahkan secara drastis. Apalagi saat ini sebagian besar marketplace mengadakan Harbolnas. Bahkan tidak hanya marketplace saja, banyak brand yang mengikuti kemeriahan pesta belanja online melihat antusiasme konsumen terhadap Harbolnas. Lalu bagaimana pengaruh Harbolnas terhadap perekonomian digital di Indonesia? 

Mendongkrak Daya Beli Masyarakat

Adanya Harbolnas, terutama di tengah pandemi dimana kebanyakan masyarakat berbelanja secara online mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi, khususnya masyarakat kelas menengah ke atas. 

Banyaknya promo membuat konsumen lebih cenderung untuk berbelanja lebih banyak saat Harbolnas. Saat masa pandemi pun, Wearesocial mencatatkan pertumbuhan e-commerce di Indonesia meningkat hingga 31 persen. 

Mendorong Digitalisasi UMKM

Adanya pandemi maupun Harbolnas juga mendorong banyaknya bisnis dan UMKM untuk beralih ke platform digital seperti media sosial, marketplace, atau website toko online. Pasalnya, jumlah konsumen yang berbelanja online terus meningkat karena banyaknya promo spesial seperti saat Harbolnas. Terlebih lagi, transaksi digital saat ini dianggap sebagai salah satu metode transaksi yang lebih aman. 

Menurut catatan Asosiasi UMKM Indonesia, ada sekitar 13-15% UMKM atau pemain baru yang bergabung ke marketplace. Sementara itu, ada total 25% UMKM yang menjual produknya secara online melalui berbagai platform, mulai dari media sosial seperti Instagram dan Facebook, marketplace, maupun platform lainnya. 

Mendorong Daya Saing Produk Lokal

Pada platform online, pebisnis lokal tidak hanya bersaing dengan produk dalam negeri lainnya tetapi juga produk import atau luar negeri. Terbukanya pasar dalam ekosistem digital ini kemudian mendorong pebisnis lokal untuk meningkatkan daya saing agar dapat bertahan.

Apalagi saat Harbolnas hampir semua toko online memberikan promosi termasuk juga untuk produk-produk import. Artinya, harga miring saja tidak cukup untuk mempertahankan dan memenangkan pelanggan. Hal ini mendorong pebisnis untuk menghasilkan produk-produk lokal yang memiliki nilai dan kualitas yang tidak kalah saing dengan produk luar negeri. 

Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Menurut riset Nielsen, jumlah transaksi Harbolnas 2019 tahun lalu mencapai lebih dari Rp 9 triliun. Angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2018, nilai transaksi Harbolnas mencapai Rp 6,8 triliun. Sementara nilai transaksi produk lokal sendiri mencapai Rp 4,6 triliun. Hal ini menunjukkan bagaimana Harbolnas dan ekonomi digital dapat membantu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Baca juga: SIRCLO Dukung UMKM dan Brand Lokal melalui Program #MulaiSekarang

Secara keseluruhan, penyelenggaraan Harbolnas membantu mendorong majunya ekosistem ekonomi digital di Indonesia secara menyeluruh mulai dari segi penjualan, daya saing, nilai transaksi, hingga kemudahan bagi konsumen. 

Mendekati Harbolnas, kamu juga perlu mempersiapkan jualanmu, nih! Yuk, ikuti program #MulaiSekarang SIRCLO untuk berjualan online dengan platform pilihanmu dan biaya sesuai budget. Klik di sini untuk #MulaiSekarang!

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!