Blog

Memulai Bisnis Fashion Secara Online

Pernahkah Anda membeli baju secara online? Apakah Anda mengikuti berbagai newsletter dari fashion online shop? Jika jawaban Anda terhadap pertanyaan tersebut adalah “Ya”, maka Anda pasti setuju bahwa saat ini bisnis fashion secara online sangat menjamur, terutama di kalangan wanita. Beberapa penelitian menemukan bahwa paling tidak satu kali dalam sehari, wanita mengecek email dan tertarik pada berbagai diskon yang ditawarkan melalui fashion online shop.


Fashion memang selalu menjadi tren. Hampir setiap bulan, berbagai fashion item baru ditawarkan kepada masyarakat. Sepertinya tidak berlebihan jika kita katakan bahwa fashion masih merupakan bisnis masa depan yang menjanjikan. Bisnis fashion merupakan salah satu bidang usaha yang paling banyak diminati. Akan tetapi, beredarnya pandangan bahwa bisnis fashion ini hanya dapat dimulai oleh mereka yang bermodal besar. Kebutuhan orang akan barang-barang fashion tidak akan pernah berhenti, itulah sebabnya bisnis ini juga cukup aman dilakukan oleh individu yang bermodal kecil, karena modal itu akan lebih cepat kembali dari hasil penjualan. Tidak hanya itu, bisnis fashion memiliki banyak keuntungan jika dibandingkan dengan usaha lainnya, salah satunya adalah risiko kerugian yang relatif lebih kecil, terutama disebabkan oleh pasar yang sangat besar. Selain itu, bisnis ini dapat dijalankan kapan saja dan di mana saja, meskipun Anda adalah pekerja kantor, mahasiswa, atau bahkan ibu rumah tangga.

Seiring dengan menariknya berbisnis fashion, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan untuk memulai bisnis ini:

1. Segmentasi atau Target Pemasaran

Target Market

Dalam memulai bisnis online, terutama fashion, tentukan segmentasi atau target pemasaran yang Anda tuju. Hal ini penting karena saat ini, siapapun dan kapanpun setiap orang dapat mengakses internet. Jika Anda tidak memiliki target tertentu, promosi toko Anda secara online akan lebih sulit karena terlalu luasnya pasar yang anda bidik. Target pemasaran bisnis fashion bisa dari kalangan dewasa, remaja, anak-anak, dan segala usia. Bila Anda menginginkan berjualan fashion khusus anak-anak, tentu saja Anda harus memperhatikan fashion item apa yang sering dibeli atau digemari anak-anak.

2. Modal yang dibutuhkan

Perhitungan Modal

Anda juga harus mempertimbangkan modal yang akan digunakan untuk memulai bisnis fashion. Jika Anda memiliki modal besar, banyak pilihan fashion item yang bisa disediakan pada toko. Tetapi jika Anda memulai bisnis dengan modal tidak terlalu besar, pilihlah style fashion atau model baju yang unik dan sedang menjadi tren, sehingga stok produk cepat habis terjual dan modal segera dapat diputar kembali.

3. Style Fashion

Fashion Style

Tentukan fokus gaya fashion pada bisnis Anda. Anda bisa melakukan ini pada saat memilih fashion item yang ingin Anda jual, meskipun Anda membeli secara grosir atau langsung di pabriknya. Anda bisa memilih model yang unik atau jarang ditemukan di toko lainnya, atau bisa juga memilih model-model yang menganut aliran fashion tertentu. Hal ini akan mendukung segmentasi target penjualan yang Anda bidik. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan tren fashion yang sedang digemari atau up-to-date, sehingga bisnis online Anda tidak ketinggalan tren yang sedang berlangsung. Kemudian, perhatikan kualitas produk yang Anda jual dan beri batasan jumlah produk yang sejenis. Misalnya hanya membatasi 3 produk untuk model fashion yang sama. Anda akan lebih mudah menjalankan bisnis fashion ini jika Anda bisa mengetahui siapa target Anda, dan bagaimana selera mereka.



4. Go Online!

Buat Toko Online

Saat ini, berbisnis fashion secara online memiliki peluang yang besar. Sangat direkomendasikan untuk membuat website toko Anda sendiri, menampilkan katalog produk Anda, dan melakukan transaksi dengan pembeli melalui website tersebut. Selain meningkatkan kepercayaan terhadap toko online Anda, proses transaksi juga akan lebih mudah. Saat ini ada beberapa platform yang menyediakan pembuatan toko online yang sudah termasuk keranjang belanja, pemesanan, hingga pembayaran. Anda tidak perlu repot membalas satu persatu pesanan pelanggan, dan Anda hanya perlu fokus pada produk dan pemasaran toko Anda.

Saat ini, istilah “online shop” atau “OL shop” telah melekat pada toko-toko yang berjualan melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Berjualan melalui media sosial tidak salah, tetapi bukan sesuatu yang disarankan. Mengapa? Karena kebanyakan waktu Anda akan habis untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari calon pelanggan. Padahal, dengan menggunakan website, pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan mudah, dengan mengacu langsung kepada website tersebut. Media sosial adalah hal yang dapat dikatakan WAJIB dimiliki oleh bisnis Anda, tetapi tujuannya lebih baik difokuskan hanya untuk promosi, bukan untuk sarana transaksi.


5. Pemasaran

Untuk meningkatkan pengunjung toko online Anda, gunakan teknik pemasaran yang menyeluruh: secara langsung melalui pameran/booth dan pemasaran secara online melalui media sosial. Dengan perpaduan kedua teknik pemasaran tersebut, produk Anda akan menjangkau semakin banyak orang, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan penjualan bisnis fashion Anda.


Demikian beberapa langkah yang mendukung Anda untuk memulai bisnis fashion secara online.
Selamat berbisnis fashion!


To be successful, you have to have your heart in your business, and your business in your heart.
- Sr. Thomas Watson -

Related Posts

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit Buat Toko Online