Blog

4 Taktik Agar Konten Website Toko Online Tetap Bagus Meski Modal Minim

Di dunia marketing eCommerce, ada istilah kalau konten itu adalah segalanya, tapi sudah tahu belum apa sebenarnya konten itu? Secara umum, konten bisa diartikan sebagai apapun yang dirancang untuk memberikan informasi pada audience, termasuk di dalam website toko online.

Di dunia eCommerce yang kompetitif, konten menjadi sesuatu yang berharga, terlepas dari apapun bentuknya. Bila dibuat dengan baik, konten bisa membuat toko online kamu tampil beda, menaikkan jumlah visitor, dikenal lebih banyak orang, bahkan membantu muncul di halaman pertama Google.

4 Taktik Agar Konten Website Toko Online Tetap Bagus Meski Modal Minim


Selama kamu mau mengorbankan waktu, bakat, dan strategi untuk membuat konten marketing yang efektif untuk website toko online kamu, modal minim sebenarnya tidak jadi masalah. Gunakan taktik ini untuk mendapatkan hasil maksimal dari anggaran yang terbatas.

 

1. Daur Ulang Konten

Maksudnya bukan menggunakan konten orang lain untuk dimasukkan ke website toko online kamu ya, tapi mengubah konten yang sudah ada menjadi bentuk lain. Misalnya:

l  Pernah membuat video tutorial atau apapun yang berhubungan dengan produk yang kamu tawarkan? Coba tuangkan video tersebut ke dalam bentuk artikel untuk dipajang di halaman blog.

l  Infografik bisa dimanfaatkan sebagai konten yang paling multifungsi dan irit biaya, karena bisa digunakan sebagai bahan untuk artikel blog, press release, post media sosial, atau referensi untuk customer.

l  Ubah presentasi PowerPoint menjadi post SlideShare, dan tempelkan di ringkasan isi blog.

Baca juga: 5 Inspirasi Konten Kreatif untuk Toko Online Kamu

2. Gunakan Elemen Visual

Ingin artikel di blog website toko online mendapatkan jumlah share dan engagement yang lebih tinggi? Gunakan elemen visual seperti foto atau video untuk lebih menarik perhatian audience. Ada dua alternatif irit yang bisa kamu pertimbangkan:  

Foto atau video produk yang diambil sendiri. Foto produk atau video produk yang diambil sendiri akan membuat konten terlihat lebih unik dan original, tapi perhatikan juga apakah kualitas dan estetikanya sudah memadai. 

Ambil foto atau video yang ada di Google. Jangan asal memajang ya, karena ada juga foto dengan hak cipta yang tidak bisa digunakan secara bebas. Sebagai alternatif, manfaatkan situs seperti Pixabay (www.pixabay.com) atau Pexels (www.pexels.com) untuk mendapatkan foto atau video gratis berkualitas.

Foto testimonial dari customer. Sekaligus jadi social proof untuk meyakinkan calon pembeli dan mendorong customer lain untuk mengirimkan foto testimonial produk kamu.  

Baca juga: 3 Tips Mendapatkan Testimonial Berkualitas dari Pelanggan

 

3. Customer Adalah Inspirasi

Cara paling hemat dan sederhana untuk memberikan konten yang berkualitas adalah dengan memberikan solusi untuk kebutuhan dan keinginan customer. Posisikan diri sebagai customer, lalu ambil inspirasi dari hal berikut:

l  Apa customer punya pertanyaan seputar produk yang kamu tawarkan? Misal: “Bagaimana treatment hijab berbahan sutra supaya awet dan tidak gampang rusak?” atau “Apa saja alternatif penggunaan eye shadow berwarna emas?”

l  Apa ada selebriti atau figur publik yang ada hubungannya dengan produk yang kamu tawarkan? Buat artikel mengenai gaya hidup, fashion, atau aspek lain mengenai mereka yang berhubungan dengan produk toko online kamu.

l  Buat artikel mengenai fakta, mitos, daftar, atau tips yang berhubungan dengan produk yang kamu tawarkan. Contoh: 10 Lagu Rekomendasi Untuk Lari Pagi (untuk toko online yang menjual produk sepatu lari) atau 5 Tips Travelling Bersama Anak (untuk toko online yang menjual baju anak).

 

4. Sebarluaskan Konten

Supaya konten website toko online bisa dilihat lebih banyak orang tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk iklan berbayar, coba contek taktik ini:

Optimalisasi SEO. Pastikan setiap konten mengandung keyword yang berhubungan dengan produk atau jasa yang ditawarkan, untuk memperbesar peluang muncul di halaman pertama Google.

Cross-Blogging. Cari toko online atau blog lain yang relevan dan bisa diajak bekerja sama untuk saling bertukar konten.

Media Sosial. Post link konten di akun media sosial bisnis dan gunakan hashtag yang relevan agar mudah ditemukan.

 

Nah, ternyata modal minim bukan penghalang untuk membuat konten website toko online yang berkualitas kan? Yuk mulai cari inspirasi untuk konten berikutnya. 

Related Posts