Blog

Internet of Things dan Dampaknya Terhadap Bisnis

Internet of Things dan Dampaknya Terhadap Bisnis Online

Apa, sih, Internet of Things (IoT)? Akhir-akhir ini sepertinya istilah tersebut cukup ramai disebut. Istilah Internet of Things secara sederhana menjelaskan bahwa benda-benda di sekitar kita dapat terhubung dan berkomunikasi antara satu sama lain melalui jaringan internet. Televisi dan kulkas di rumahmu kini dapat saling terhubung dan dikendalikan hanya dengan menggunakan satu gawai saja seperti ponsel.

IoT diperkirakan akan menjadi ‘the next big thing’ karena laporan menunjukkan bahwa penggunaan perangkat IoT setiap tahun semakin meningkat. Bagi kamu yang menjalani bisnis e-commerce, fenomena ini tentunya dapat memberikan insight untuk mengetahui perilaku konsumen, operasional usaha, serta produk yang bisa ditawarkan oleh bisnis online kamu.

Kalau begitu, bagaimana Internet of Things dapat memengaruhi bisnismu?

1. Kegiatan berbisnis menjadi semakin cepat: IoT memungkinkan aktivitas sehari-hari dapat dilakukan dengan cepat. Hal ini dapat menyebabkan pelanggan lebih menuntut efisiensi. Kalau bisnismu memerlukan pengiriman barang carilah perangkat IoT yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan layanan pengiriman yang lebih cepat.

2. Lebih banyak data yang harus di follow up: Sebagai pebisnis online kamu pasti butuh banyak informasi. Perangkat IoT memungkinkan lebih banyak cara berinteraksi kepada konsumen sehingga lebih banyak data yang dapat dihasilkan dari yang sekarang harus kamu pelajari, ditambah lagi dengan kemudahan akses terhadap data. Perangkat IoT akan dapat merekam pola perilaku konsumen bahkan belajar dari mereka dan memberikan saran.

3. Biaya produksi lebih murah: Barang-barang IoT memiliki karakter dapat beroperasi secara independen, sehingga tidak hanya menghemat energi dan sumber daya, tetapi dalam hal produksi barang toko online kamu bisa memotong sebagian budget.

4. Semakin mudah bekerja jarak jauh: Ketika semua perangkat dapat diatur di bawah satu jaringan, akan lebih mudah mengatur segala sesuatu dari  tempat yang jauh. Kamu bisa melakukan pemantauan jarak jauh (remote monitoring) terhadap karyawanmu.

5. Mengatur perangkat menjadi lebih rumit: Salah satu dampak negatif IoT adalah sulitnya beradaptasi dengan perubahan terhadap perangkat-perangkat kita. Tidak akan mudah mengintegrasikan perangkat IoT dengan teknologi lama dan perlu biaya untuk menjaga semua perangkatmu tetap update dengan software terbaru.

IoT dapat dimanfaatkan untuk menawarkan produk-produk berteknologi cerdas. Sebagian mengira bahwa perangkat IoT hanya sebatas ponsel, laptop, atau tablet. Padahal, ada banyak alat lain yang terhubung internet yang termasuk perangkat IoT. Sekarang sudah ada barang-barang yang mendukung sistem otomatisasi rumah, penghematan energi, atau keamanan seperti kunci rumah yang terhubung dengan sensor, sepeda yang bisa mengatur rute, peralatan masak yang bisa mengukur bahan sendiri, atau kabel yang bisa memonitor daya. Menarik bukan?

Jadi, sudah siap berbisnis di era Internet of Things?

Related Posts

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit Buat Toko Online