Blog

Pusat Perbelanjaan di Singapura Sedang Suram. Mengapa Minat Belanja di Toko Offline Menurun?

Blog SIRCLO - Minat Belanja di Toko Offline Menurun

Pusat perbelanjaan atau mal di Singapura sedang mengalami masa suram. Destinasi wisata belanja di negara Kota Singa itu terancam karena banyak kios yang tutup. Pemicunya ialah pelemahan ekonomi global, mahalnya biaya sewa dan pengunjung mal yang semakin sepi, serta toko online yang semakin berjaya.

Guna mengatasi persoalan tersebut, mal-mal di Singapura menurunkan biaya sewa lapak untuk mempertahankan bisnis. Mal juga memperbanyak tempat makan atau restoran agar ruang ritel yang kosong tetap terisi dan menarik kembali pelanggan. Karena biasanya pengunjung lapak makanan/minuman lebih stabil dibandingkan jenis lapak lainnya.

Kini gerai makanan dan minuman banyak dibuka di mal untuk menggantikan toko-toko offline yang tutup. Proporsi bisnis makanan/minuman mencapai 40 persen, naik dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya 15-20 persen dari keseluruhan lapak di mal.

Mal-mal sudah beralih menjadi alternatif tempat liburan dan tempat nongkrong, bukan lagi menjadi tempat favorit untuk berbelanja. Sepinya aktivitas jual-beli di toko offline, membuat Singapura tidak lagi menjadi negeri surga belanja.

Meski kondisi ini terjadi Singapura, Indonesia juga perlu bersiap diri untuk menghadapi kemungkinan melemahnya bisnis ritel akibat tren belanja online yang meningkat. Ini harus dipikirkan oleh para pengusaha agar mampu bersaing di tengah perkembangan era digital.

Namun yang jadi pertanyaan, mengapa maraknya toko online mampu menurunkan minat belanja di toko offline?


Kekurangan Belanja ke Toko Offline

Belanja ke toko offline berarti Anda harus keluar rumah, menempuh perjalanan yang menghabiskan waktu, bertemu keramaian orang, dan mungkin saja harus mengantre saat membeli atau membayar. Proses belanja ke toko offline yang panjang membuat sebagian orang lebih suka belanja online.

Belanja Online Lebih Mudah

Kini gaya hidup berbelanja tengah berubah. Sudah banyak masyarakat yang lebih senang belanja online daripada harus pergi ke toko fisik. Alasannya, tentu saja karena lebih mudah, praktis, dan cepat. Daripada harus pergi keluar rumah untuk membeli barang, lebih baik membelinya secara online dari rumah saja.

Peluang Bisnis Online yang Menjanjikan

Peluang bisnis online sangat menjanjikan. Banyak orang yang ingin serba instan dalam memiliki sesuatu. Mau membeli peralatan rumah tangga, produk fashion, dan barang kebutuhan lainnya, bisa lewat internet dan tak perlu lagi ke toko fisik. Masyarakat dimanjakan dengan fasilitas belanja online yang kian canggih. Para pengusaha jadi semakin banyak yang tertarik untuk berbisnis online.

Strategi Bagi Toko Offline

Para pengusaha konvensional harus mengubah strategi bisnisnya agar tidak kalah saing. Tidak masalah membuka toko fisik, namun tak ada salahnya untuk membuka juga toko online. Sehingga konsumen bisa diberikan dua pilihan, apakah datang langsung ke toko atau membelinya via online saja. Jadi, pengusaha toko offline jangan ragu untuk bergabung ke online.


Buat website toko online di sini.

Related Posts