Blog

Cerita SIRCLO: Olin's Closet

Kisah Sukses Toko Online Olin's Closet

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer manusia sehingga bisnis ini tidak akan pernah usang selama dikelola secara hebat dan mengikuti perkembangan zaman. Dalam industri e-commerce pun, bisnis fashion masih menjadi primadona di Indonesia. Hal ini salah satunya terlihat dari perbandingan popularitas akun Instagram beberapa platform e-commerce. Website fashion busana muslim Hijup menjadi nomor 1 dengan lebih dari 600.000 pengikut, lalu menyusul di bawahnya di antaranya Lazada dan 8wood (sumber: Hijup tops list of most-followed e-commerce businesses on Instagram: Report).


Ramainya peminat online fashion telah menstimulasi pebisnis lokal turut meramaikan pasar. Selain itu, kecanggihan teknologi juga mendukung para pemilik bisnis untuk mengembangkan usahanya. Kali ini, #ceritaSIRCLO membagikan kisah merk fashion lokal Olin’s Closet yang berhasil menonjol di antara banyaknya produk lain yang mulai bermunculan.


Bagaimana awal dimulainya Olin’s Closet?

Olin’s Closet dimulai pada Agustus 2014. Bisnis ini saya mulai dengan mencoba berjualan barang-barang impor yang dibeli sendiri dari Thailand. Jadi, saya sendiri yang melakukan buying trip dan membawa pulang dua koper berisi pakaian untuk dijual lagi. Sayangnya, saat kopernya dibuka di Jakarta ternyata kualitas barangnya di bawah ekspektasi saya.

Mulai dari situ saya berpikir untuk produksi baju sendiri agar saya bisa punya kendali penuh atas kualitas barangnya. Setelah itu, jadilah Olin’s Closet sebagai sebuah local fashion brand.


Bagaimana cara agar unggul dari kompetitor dan agar dipercaya konsumen?

Salah satu tantangan e-commerce di Indonesia adalah mendapatkan kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, kami membuat kebijakan penukaran dan pengembalian barang dengan alasan apa pun. Strategi ini sudah kita lakukan sejak awal Olin’s Closet berdiri walaupun waktu itu belum banyak brand fashion online yang melakukan hal yang sama. Kebijakan itu pula yang mendorong kita untuk memproduksi barang yang sesuai dengan ekspektasi customer baik dari kualitas jahitan maupun jenis kain yang digunakan.


Brand Fashion Wanita Online: Olin's Closet


Bagaimana cara mengorganisir penjualan online?

Saat ini kami masih berjualan online dan belum ada rencana untuk membuka toko offline. Untuk penjualan di website, Olin’s Closet menggunakan SIRCLO sebagai jasa pembuatan toko online. Cara kami mengorganisir penjualan secara online melalui website yang dibuat di SIRCLO yaitu untuk menyiapkan pengiriman, update resi untuk me-manage stok dan men-generate report bulanan. Pasar online adalah segmen yang sedang sangat berkembang dan fashion merupakan salah satu pioneer dalam penjualan online. Untuk saat ini, kami masih fokus untuk penjualan online dulu karena yakin di market kami masih sangat besar di sana.


Bagaimana cara Olin’s Closet bisa sukses di antara local brands lainnya?

Dari banyaknya local brands yang menjual produk fashion, saya melihat ada sisi positif yaitu mereka terdorong untuk menjadi unik dan kreatif. Apalagi sekarang sudah didukung banyaknya kemudahan untuk memulai bisnis online.


Namun, untuk menjalankan bisnis online yang mampu bertahan lama tidaklah mudah karena bisnis ini sangat dinamis. Misalnya, mungkin tiga sampai empat tahun yang lalu, trend untuk berjualan online adalah via BBM (Blackberry Messenger) tapi cara tersebut sudah tidak relevan. Jadi, sebaiknya brand selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada untuk survive di dunia online.

Related Posts

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit Buat Toko Online