Blog

5 Teknik Bercerita dalam Upaya Branding

Bisakah kamu menjelaskan makna dan representasi brand kamu, hanya dalam beberapa kata saja? Jika tidak, lanjutkan membaca artikel ini…

Menciptakan deskripsi atau ‘cerita’ brand yang unik adalah salah satu cara kreatif untuk menarik minat pebelanja online sehingga mereka akan tergerak untuk membeli produk kamu. Pada dasarnya, pembuatan deskripsi tersebut merupakan elemen utama saat melakukan branding, karena kata-kata itulah yang akan membentuk identitas atau ciri khas brand kamu. Semakin banyak pula konsumen yang tertarik akan brand yang memiliki ‘cerita’ dan karakter unik, hingga suatu studi di Inggris menemukan bahwa 80% dari pebelanja online menginginkan suatu elemen narasi pada brand yang mereka jumpai. Mengapa demikian?

Tentunya kita tidak perlu menekankan lagi betapa industri e-commerce semakin berkembang pesat, apalagi di Indonesia. Didorong oleh meningkatnya penggunaan smartphone, semakin banyak konsumen yang menjalankan aktifitas sehari-hari via online, termasuk berbelanja. Dengan banyaknya toko online yang hadir di pasar e-commerce, semakin menantang bagi suatu brand untuk menonjol di antara kompetitor lainnya. Memberikan narasi atau ‘cerita’ tersendiri dapat menjadi suatu pilihan agar toko online kamu berbeda dari yang lain.

Gaya penulisan apa saja yang bisa kamu telusuri untuk membuat narasi yang hebat? Coba simak 5 teknik bercerita untuk branding di bawah ini.

1. Sejalan dengan karakter visual

Ketika menyusun konsep cerita untuk brand, kamu bisa mempertegas karakter dengan menggunakan gaya penulisan yang satu tema dengan visual toko online-mu. Seperti yang dilakukan oleh Kelly’s The Wrapping Paper Company; dari tampilan homepage, mereka telah menetapkan desain dan visual yang cerah, bersih dan minimalis. Hal yang serupa dilakukan saat bercerita tentang produk yang mereka jual – simpel dan to the point.

2. Cerita yang inspiratif

Jika bisnis kamu mendukung kegiatan yang bersifat sosial, aspek tersebut layak ditonjolkan agar menginspirasikan pembaca untuk membeli produkmu. Dengan dukungan narasi yang inspiratif, mereka akan merasa positif ketika melakukan pembelian karena pada saat yang bersamaan mereka juga berkontribusi untuk sesuatu yang bermakna. Trik ini bisa dilakukan melalui video, gambar, atau text yang singkat; pastikan saja pesan yang kamu maksud tersampaikan secara efektif.

Teknik bercerita ini juga tidak sebatas digunakan oleh brand yang memiliki fokus sosial. Merek sportswear Nike dengan slogan terkenal “Just Do It”, misalnya, sering berbagi cerita inspiratif mengenai atlit maupun orang-orang ‘biasa’ yang mampu mencapai fitness goal mereka dengan menggunakan produk Nike. Tidak heran kalau banyak yang mengasosiasikan Nike sebagai brand yang positif dan sukses.

3. Let the customers do the talking
Kalau ingin fokus ke arah membangun kredibilitas, cara lain adalah dengan mengajak pelanggan ‘bercerita’ untukmu. Tentunya kamu perlu menampilkan cerita yang objektif, jadi dari mana lagi kalau bukan dari pelanggan yang sudah berpengalaman langsung dengan toko online kamu? Hal ini diterapkan oleh Manikan pada tampilan homepage mereka.

4. Memecahkan masalah & memberikan solusi

Alasan toko online kamu diciptakan sudah merupakan ‘narasi’ yang layak dishare kepada para pembaca. Ceritakan kenapa brand kamu hadir dan mampu melengkapi kebutuhan mereka. Para pembaca pun harus tahu bahwa kamu memang peduli terhadap keinginan mereka, dan brand kamu diciptakan untuk menjawab permasalahan yang mereka hadapi sehari-hari. Contohnya bisa kamu tengok di Livaza; mereka memiliki misi utuk memenuhi keinginan konsumen akan furnitur bergaya modern dan berkualitas tinggi, dengan harga yang terjangkau.

5. Berani berbeda
Sebagai inisiator bisnis onlinemu, tidak ada salahnya untuk membuat narasi yang seunik mungkin dengan memaksimalkan imaginasi kamu; seperti yang dilakukan oleh Kimilatta dengan menciptakan setting dan karakter fiktif. Memang kreatifitas kamu lebih teruji, tetapi ini kesempatan kamu untuk menunjukkan bahwa brand kamu berbeda dari yang lain.

Narasi yang bagus dapat menunjukkan kepada para pembaca bagaimana brand kamu bisa relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Perlu ditekankan bahwa teknik bercerita yang sukses tidak terpaku pada panjangnya narasi, melainkan kata-kata, gaya penulisan dan juga visual yang digunakan, sehingga pembaca menangkap esensi dari karakter brand yang ingin kamu sampaikan.

Terinspirasi untuk membuat ‘cerita’ brand kamu? Ambil secarik kertas (atau buka notepad di gadget) dan uraikan ide-ide kamu sekarang!

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!