Blog

apa itu campaign

Apa Itu Campaign dan Bagaimana Manfaatnya bagi Bisnis?

Apa itu Campaign atau yang dalam bahasa Indonesia disebut dengan kampanye? Ini merupakan istilah dalam dunia pemasaran.

Sebagai pebisnis, kamu tentu mau produk dan merek dagangmu dikenal banyak orang. Hanya saja masalahnya, orang tidak akan mengenal begitu saja hanya dengan mendirikan perusahaan.

Kamu perlu melakukan campaign agar produkmu dikenal. Dengan demikian, akan berpengaruh juga terhadap penjualan. Mari kita kupas secara mendalam tentang apa itu campaign.

Apa Itu Campaign?

apa itu campaign
Foto: Unsplash.com

Campaign adalah kegiatan pemasaran yang mempromosikan produk atau jasa melalui berbagai jenis media, seperti televisi, radio, media cetak, hingga platform online. Kegiatan campaign tidak hanya melibatkan periklanan.

Selain pemasangan iklan, kegiatan campaign meliputi demonstrasi, konferensi video, dan teknik interaktif lainnya. Yang jelas, serangkaian kegiatan campaign ini memiliki tujuan atau target tertentu.

Tujuannya pun bisa beragam. Mulai dari membangun citra atau brand awareness, memperkenalkan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada di pasar, atau mengurangi dampak berita negatif. Dari ragam tujuan ini, ujungnya adalah peningkatan profit.

Ketika menentukan tujuan campaign, biasanya mempertimbangkan terlebih dahulu seberapa banyak pemarasan yang dibutuhkan. Selain itu, memilih media apa yang paling efektif untuk menjangkau segmen pasar yang dituju.

Baca juga: Memaksimalkan Instagram Ads Sebagai Medium Beriklan

Konsep Campaign

Setelah mengetahui apa itu campaign, kini saatnya untuk menelusuri lebih jauh mengenai konsep campaign. Dalam campaign pemasaran, terdapat beberapa komponen yang perlu diperhatikan.

1. Target dan KPI

Penentuan target dibutuhkan untuk memberi batasan apa yang menjadi tujuan akhir campaign. Adapun KPI (key performance indicator) menjadi alat untuk mengukurnya.

Misalnya, campaign secara online dihitung berdasarkan traffic organik. Lalu, menentukan angka berapa kali campaign diklik dan berapa kali transaksi terjadi sebagai ukuran kesuksesan.

Pengukuran seperti ini bisa dilakukan di metrik semacam Google Analytics.

2. Pemilihan Platform

Di mana campaign akan dilakukan, juga menjadi pertimbangan penting. Pastikan platform yang kamu pilih memang digunakan oleh segmen pasar yang menjadi target.

Misalnya, ketika menjalankan campaign di media sosial, kamu bisa secara khusus membangun audiens di platform tertentu saja, yang dinilai paling relevan dengan produkmu.

3. Bujet

Campaign memang membutuhkan bujet. Keuntungan ketika melakukan campaign secara online, kamu bisa menyesuaikannya dengan bujet. Bahkan dengan bujet minim pun, kamu tetap bisa melakukan campaign online.

Jika kamu melakukan campaign secara serius, ada biaya-biaya yang perlu dipikirkan, seperti membayar agensi dan biaya pasang iklan di media.

Bujet yang sudah dikeluarkan untuk campaign, kemudian dimasukkan ke dalam analisis ROI (return on investment).

4. Format Konten

Tidak hanya platform saja yang perlu ditentukan, tetapi format konten juga. Semisal, konten dalam format banner, video, advertorial, siaran pers, endorsement, dan sebagainya.

Umumnya, campaign dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu format. Tentukan sejumlah format konten yang sesuai dengan campaign-mu.

5. Tim

Pemasaran bukan kegiatan yang bisa dilakukan sambil lalu. Harus ada orang-orang khusus yang fokus melakukannya.

Sebelum memulai campaign, pastikan kamu memiliki sejumlah orang yang dapat membantu dalam hal copywriting, pembuatan situs web, desain, konseptor, perencana anggaran, dan sebagainya. Pastikan orang-orang yang dipilih memang sesuai dengan kebutuhan campaign.

6. Desain

Sebelumnya disebutkan harus ada yang bertanggung jawab soal desain dalam tim yang kamu buat. Posisi ini tentu posisi yang krusial, jadi pastikan desain campaign profesional dan sesuai dengan tujuan kampanye.

Campaign yang bagus, memiliki desain yang baik pula. Mulai dari desain situs web yang responsif, logo, hingga infografik yang interaktif.

Baca juga: Apa Itu Affiliate Marketing? Mari Kupas Teknik Pemasaran Online Ini

Tujuan Campaign

Adapun tujuan akhir dari setiap campaign adalah untuk memenuhi, bahkan melebihi target profit. Untuk mencapainya, salah satunya dengan menggaet pelanggan lebih banyak lagi.

Target untuk campaign pun perlu dikonversikan ke dalam angka. Semisal, berapa profit yang didapat, berapa penjualan yang terjadi, atau ada berapa pelanggan baru.

Setelah menentukan target dan menjalankan campaign, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengevaluasi.

Apakah target campaign terpenuhi atau tidak. Kemudian, bandingkan dengan campaign sebelumnya atau campaign perusahaan yang dijadikan benchmark.

Di sinilah pentingnya untuk menganalisis data campaign yang sudah lalu. Mempelajari campaign yang sudah lalu dapat membantumu mengenai tren, memberi wawasan mengenai berbagai produk, dan sebagainya.

Memahami data pada masa lalu dapat membantumu membuat prediksi akurat tentang campaign yang akan kamu laksanakan.

Baca juga: Apa Itu Wirausaha? Berikut Penjelasannya

Manfaat Campaign

Setelah mengetahui apa itu campaign, kini perlu juga untuk mengetahui manfaat campaign. Sesuai dengan tujuan campaign untuk memenuhi target profit, tentu mencapai tingkat profit tertentu juga menjadi manfaat kegiatan ini.

Namun lebih dari itu, campaign punya banyak manfaat dari segi lainnya, terlepas dari urusan profit. Manfaat tersebut, mungkin tidak langsung tertera dalam bentuk angka pada metrik pengukuran.

Semisal, produk atau merek dagang jadi lebih dikenal orang. Jika campaign sangat berhasil, merek atau produk yang dikampanyekan menjadi top of mind konsumen.

Berikut sejumlah manfaat yang bisa didapat dari melakukan campaign:

1. Membuat Merek Lebih Dikenal

Melalui platform apa pun campaign dilakukan, atau dengan menggunakan format konten apa pun, tentunya akan membantu merek jadi lebih dikenal. Visibilitas merek dagang jadi meningkat, terlepas produk jadi dibeli atau tidak.

Untuk meningkatkan peluang terjadinya transaksi, ada pentingnya untuk jauh lebih terlibat dengan konsumen. Misalnya, berkomunikasi langsung dengan konsumen melalui media sosial. Menciptakan jajaran konsumen loyal, sangat berpengaruh terhadap penjualan dalam jangka panjang.

2. Meluncurkan Produk Baru

Campaign sangat bermanfaat ketika kamu hendak meluncurkan produk baru. Apa jadinya produk barumu tanpa adanya pengenalan ke konsumen terlebih dahulu? Tentunya penjualan terhambat karena tidak banyak orang yang tahu bahwa kamu punya produk baru.

Melakukan pemasaran produk baru juga memerlukan riset terhadap demografi target pasar. Dari situ, mengerucut ke pilihan media atau platform untuk menempatkan campaign.

3. Menarik Pelanggan

Campaign iklan pada umumnya mencoba untuk meyakinkan konsumen bahwa produk atau layanan yang ditawarkan melampaui kualitas pesaing. Jenis campaign seperti ini butuh dilakukan dalam jangka panjang, hingga akhirnya merek dipercaya oleh konsumen.

Jika berhasil, konsumen pun dapat menjadi pelanggan tetap. Hal ini juga tergantung pada kualitas produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca juga: Menggunakan Brand Ambassador untuk Bisnis, Apa Keuntungannya?

Contoh Campaign: BTS Meal

Contoh sukses campaign yang mengguncang 2021, yaitu BTS Meal. Kolaborasi restoran cepat saji McDonald’s dan boyband terkenal asal Korea Selatan, BTS, menjadi perbincangan di seluruh dunia.

BTS Meal memaketkan sejumlah menu tertentu di McDonald’s yang kemudian dibalut kemasan berwarna ungu. Penggunaan warna ini tidak dipilih asal-asalan.

Salah satu anggota BTS memopulerkan kata-kata “I purple you” di antara penggemarnya. Hal ini membuat warna ungu memunculkan ikatan emosional pada Army, nama fandom BTS.

Campaign BTS Meal ini dilaksanakan secara global di lebih dari 50 negara. Di Asia, peluncuran BTS Meal dilakukan di 11 negara, yakni Filipina, Korea Selatan, Malaysia, Indonesia, India, Hong Kong, Taiwan, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Makau.

Ini merupakan langkah besar McDonald’s yang biasanya melakukan campaign pemasaran terbatas, disesuaikan dengan kebutuhan pemasaran masing-masing negara. McDonald’s pun memanfaatkan kepopuleran BTS yang dalam beberapa tahun ini sedang naik daun.

BTS Meal menjadi contoh nyata perpaduan bisnis food and beverage dengan selebritas yang membuahkan profit besar.

Kini kamu sudah tahu apa itu campaign beserta konsep, tujuan, manfaat, hingga contohnya. Semoga dapat menginspirasi perencanaan campaign untuk bisnismu!

Tags: , , ,

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!