Blog

Cari Tahu Tipe Konten Media Sosial yang Cocok untuk Bisnismu!

Membuat konten yang berkualitas dan menarik merupakan salah satu cara untuk menjangkau target audiens dan mempromosikan produk. Namun, hal ini tidak selalu mudah untuk dilakukan. Diperlukan lebih dari sekadar mengunggah produk dan beriklan.

Kamu harus bisa membuat konten yang relevan dengan kebutuhan dan kebiasaan audiens agar mereka aware dengan brand-mu. Belum lagi, kamu juga harus menyesuaikan jenis konten dengan channel yang kamu gunakan.

Konten media sosial yang cocok untuk tiap bisnis juga bisa berbeda-beda, tergantung pada banyak faktor mulai dari target customer, channel, kategori bisnis, dan banyak lagi. Berikut beberapa tipe konten media sosial yang bisa kamu coba berdasarkan kategori bisnis.

Fashion

  • Tips & Tutorial: Kamu bisa memberikan tips mengenai cara memadupadankan produk fashion yang kamu jual. Sesuaikan dengan tren terkini dan buat dalam format semenarik mungkin, baik itu dalam bentuk katalog foto ataupun video.
  • Berikan Konteks: Bukan hanya foto produk, kamu juga bisa menampilkan produk dalam konteks. Misalnya jika produk yang kamu jual ditujukan untuk karyawan, kamu bisa menampilkan foto atau video model yang menggunakan produkmu saat sedang bekerja.
  • Testimoni: Customer akan merasa senang jika konten mereka dibagikan oleh brand yang mereka senangi. Selain itu, konten testimoni juga bisa membuat calon pembeli lebih percaya terhadap brand-mu. Maka itu, kamu bisa membagikan konten-konten menarik dari customer yang menunjukkan keunggulan produkmu.
  • Konten Interaktif: Selain konten yang mempromosikan produk, kamu juga bisa membuat konten-konten interaktif, misalnya quiz, giveaway, this or that, dan lain-lain. Tujuannya adalah untuk membangun hubungan dan interaksi dengan customer sehingga brand terlihat lebih hidup.

Food & Beverage 

  • User-generated content (UGC): Banyak orang yang hobi membagikan foto makanan di media sosial mereka. Kamu bisa memanfaatkan kebiasaan ini dengan membagikan konten-konten dari customer. Selain menjadi bentuk apresiasi, ini juga secara tidak langsung menampilkan nilai jual dari makanan yang kamu jual.
  • Proses Pembuatan: Bukan hanya konten tentang makanan atau minuman yang sudah siap disajikan, kamu juga bisa membagikan konten behind the scene seperti konten tentang proses pembuatannya. Konten seperti ini dapat menarik perhatian customer sekaligus menunjukkan kualitas dari bisnismu. 
  • Foto makanan: Kamu juga bisa membagikan foto-foto menu andalan atau menu baru dari berbagai angle. Dekorasi makanan atau minuman yang kamu jual dengan baik agar terlihat estetis saat difoto. 
  • Human Interest: Untuk tipe konten ini, kamu bisa menunjukkan momen-momen yang dialami pelanggan. Misalnya jika kamu memiliki kafe atau restoran, kamu bisa membagikan konten berupa foto saat pelanggan sedang mengobrol dan berkumpul dengan teman. Konten seperti ini menampilkan sisi manusia dari brand sehingga orang akan lebih tertarik dan tidak bosan.

Furniture

  • Inspirasi Interior: Orang-orang, terutama mereka yang berencana untuk membeli furniture atau melakukan renovasi, biasanya senang melihat-lihat inspirasi interior. Maka itu, kamu bisa membagikan konten-konten inspirasi seperti ini untuk menarik calon pembeli.
  • Makeover: Kamu juga bisa memasukan konten makeover. Konten ini bisa berupa rekomendasi, before after, atau tipe-tipe konten lainnya. Kamu bisa menyertakan beberapa produkmu dalam satu konten makeover untuk menunjukkan fungsi dan nilai estetik dari produk.
  • Tren Desain: Konten lain yang bisa kamu buat adalah konten yang membahas tren desain. Tampilkan gaya interior desain yang sedang tren dan tunjukkan bagaimana produkmu bisa disesuaikan dengan tren tersebut.
  • Berikan Konteks: Sesuaikan kontenmu dengan target audiens yang ingin dicapai. Misalnya jika kamu menjual produk furniture dengan target sasaran rumah tangga, kamu bisa menampilkan suasana keluarga di rumah yang juga menampilkan produkmu.

Baca juga: 7 Tren Content Marketing yang Bisa Dicoba oleh UMKM

Ibu & Anak

  • Tips Parenting: Orang tua khususnya orang tua baru seringkali menggunakan media sosial untuk mencari tips parenting. Perilaku ini bisa menjadi salah satu ide konten yang kamu coba. Bagikan tips-tips atau panduan parenting yang singkat, unik, dan menarik. Agar lebih terpercaya, kamu juga bisa menyertakan pandangan ahli di kontenmu.
  • Tekankan Kualitas: Orang tua tentu menginginkan yang terbaik untuk anaknya. Artinya orang tua sangat peduli terhadap kualitas, apalagi jika produk yang akan dibeli adalah produk bayi. Maka itu kamu bisa membuat konten yang menunjukkan kualitas produkmu, misalnya konten yang menunjukkan keamanan dan kualitas bahan. 
  • Bangun Komunitas: Banyak orang tua yang senang berbagi dan bertukar tips dan memberikan dukungan untuk satu sama lain. Kamu bisa memberi wadah bagi para orang tua melalui kontenmu. Buat konten interaktif yang mengajak para orang tua untuk meninggalkan komentar atau berbagi cerita mereka sehingga akhirnya bisa terbentuk suatu komunitas yang mendukung.
  • Testimoni: Banyak orang tua baru yang mengandalkan review untuk membeli produk untuk anak mereka. Agar brand-mu terlihat terpercaya, kamu bisa menunjukkan testimoni-testimoni dari para orang tua yang membeli produkmu. 

Mainan

  • Berikan Konteks: Tunjukkan situasi dimana mainanmu biasa dimainkan, misalnya konten foto anak-anak di rumah sedang bermain mainanmu. Kamu juga bisa membagikan konten cara bermainnya. Saat musim liburan, kamu juga bisa membuat konten yang menunjukkan bagaimana mainanmu bisa menjadi hadiah yang tepat bagi anak-anak.
  • Konten Interaktif: Kamu bisa bekerja sama dengan influencer atau talent anak-anak untuk konten-konten interaktif seperti video review, unboxing, livestream atau konten-konten lainnya. 
  • Tunjukkan Manfaat: Walaupun pengguna dari produkmu adalah anak-anak, orang yang melakukan pembelian kemungkinan besar adalah orang tua. Maka itu, kamu juga harus bisa membuat konten yang relevan bagi orang tua, salah satunya dengan menunjukkan manfaat dari mainan yang kamu jual. Manfaat itu bisa seperti meningkatkan kreativitas, mengajarkan kerjasama, mendorong aktivitas motorik, dan lain-lain.
  • Koleksi: Mainan tidak selalu ditargetkan untuk anak kecil saja. Ada beberapa mainan yang juga memiliki target pasar orang dewasa seperti mainan untuk koleksi. Jika target dari produk mainanmu adalah orang dewasa atau kolektor, kamu bisa menampilkan koleksi produk-produkmu atau koleksi produk customer.

Baca juga: Cek 6 Tips Jualan di Whatsapp Berikut Agar Laris

Agar konten-konten media sosialmu bisa menjangkau semakin banyak pelanggan, tautkan halaman media sosialmu di channel-channel penjualan. Kamu bisa menggunakan SIRCLO Store untuk mendukung jualan online bisnismu. Lewat SIRCLO Store, toko onlinemu akan terintegrasi dengan marketplace dan Whatsapp sehingga memudahkan penjualan dan pengelolaan. 

Tentang SIRCLO

Dimulai pada tahun 2013, SIRCLO adalah perusahaan solusi e-commerce terdepan di Indonesia yang membantu brands berjualan online. SIRCLO menawarkan solusi yang terbagi menjadi 2 kategori utama, yaitu solusi entrepreneur dan enterprise. Pada kategori entrepreneur, SIRCLO menawarkan platform pengelolaan toko online UMKM untuk berjualan di 3 platform yang berbeda (website, marketplace, chat commerce), yaitu SIRCLO Store. Pada kategori enterprise, SIRCLO menawarkan layanan e-commerce enabler secara end-to-end melalui SIRCLO Commerce dan solusi pengembangan teknologi omnichannel melalui ICUBE by SIRCLO.

SIRCLO telah melayani lebih dari 100.000 brands untuk mengembangkan bisnisnya secara online, seperti ATS The Label, Benscrub, Evete Naturals, Namaste Organic, This Is April dan Heytimmy Kidswear, serta dipercaya oleh brands ternama seperti Unilever, Reckitt Benckiser, KAO, L’Oréal, dan Levi’s. Berlokasi di Green Office Park 1, The Breeze (BSD – Serpong), hari ini SIRCLO memiliki 700 karyawan serta perwakilan yang berbasis di Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Lihat informasi selengkapnya mengenai SIRCLO di www.sirclo.com.

Tags: , ,

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!