Blog

tata letak gudang

Pentingnya Menyusun Tata Letak Gudang

Tata letak gudang yang dilakukan dengan tepat dapat membuat kinerja karyawan lebih efisien dan proses pengiriman barang pada pelanggan pun bisa lebih cepat.

Namun sebagai pebisnis yang baru merintis usaha, kamu mungkin belum memahamai bagaimana cara membuat tata letak gudang yang baik.

Oleh karena itu, simak artikel berikut yuk, barangkali bisa menginspirasi kamu dalam membuat tata letak gudang yang efisien.

Cara Membuat Tata Letak Gudang

Foto: thedatashift

Membuat tata letak gudang merupakan pekerjaan yang terengar sederhana, tetapi sebenarnya tak boleh dilakukan secara sembarangan.

Apalagi jika kamu baru-baru terjun ke dalam dunia bisnis, membuat tata letak gudang tentu akan terasa membingungkan. Kamu pasti bertanya-tanya harus mulai dari mana.

Baca Juga: Jenis-Jenis Persediaan di Gudang untuk Menunjang Bisnis

Nah, untuk membantu kamu dalam menata gudang, berikut tips yang bisa diterapkan:

1. Buat Peta agar Lebih Mudah

Melansir laman BigRentz, hal pertama yang sebaiknya kamu lakukan saat membuat tata letak gudang adalah memetakan lokasi.

Kamu bisa melihat referensi dari peta gudang yang sudah ada atau membuatnya yang baru. Selain membuatnya secara manual di kertas, bisa juga memanfaatkan software untuk mendesain gudang.

Jika kamu masih kesulitan, mungkin dapat meminta bantuan ahli desain gudang yang dapat merancang tata letak yang dioptimalkan berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan bisnismu.

Saat membuat peta, disarankan bagi kamu untuk memberi label pada area yang berbeda dan arah alur kerja, termasuk jalur berjalan kaki dan aliran pengiriman dan produk.

Tampilkan dan beri juga label area operasi dan sertakan pengukuran ruang dalam desain, seperti ketinggian bangunan di dalamnya.

Setelah itu, kamu pun akan lebih mudah dalam menata atau menetapkan beberapa perubahan dalam gudang.

2. Rencanakan Optimasi Ruang

Usai membuat peta tata letak gudang yang sesuai dengan kebutuhan, langkah selanjutnya adalah mengoptimasi ruangan sehingga lebih efisien dalam penggunaannya.

Dalam hal ini, kamu harus mempertimbangkan penyimpanan, area alur kerja, dan peralatan untuk penggunaan ruang.

Namun, sebaiknya kamu harus merencanakan area penyimpanan terlebih dahulu karena mengetahui jumlah ruang yang dimiliki untuk menyimpan produk sangatlah penting.

Ada berbagai metode yang bisa kamu gunakan untuk menyiapkan area penyimpanan dan alur kerja gudang.

Salah satu caranya adalah melalui penggunaan metode klaster terorganisir, di mana produk dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Jadi, setiap cluster mudah diakses oleh semua pekerja.

Cara lain adalah dengan mengatur penyimpanan produk yang dibagi menjadi beberapa gang. Ini mirip dengan cara toko kelontong dirancang, yakni dengan menggunakan lorong di belakang dan produksi dan alur kerja di depan.

Selalu manfaatkan ruang vertikal karena produk susun akan meningkatkan kapasitas penyimpanan gudang dan memaksimalkan jumlah ruang yang kamu miliki.

Salah satu rekomendasinya adalah menghitung jumlah ruang yang dimiliki dan mendedikasikan antara 22-27 persen dari ruang tersebut untuk total kapasitas penyimpanan produk.

Penting untuk diperhatikan bahwa secara teknis, gudang akan kehabisan ruang saat area penyimpanan berada pada kapasitas 85 persen.

Inilah mengapa penting bagi kamu untuk mengoptimalkan ruang gudang sehingga penyimpanan, ruang kerja, dan peralatan yang digunakan bisa lebih efisien.

Baca Juga: Apa Itu Stock Opname dan Bagaimana Cara Melakukannya?

3. Pilih Perlatan yang Tepat

Jenis gudang apapun, pasti membutuhkan peralatan untuk menunjang operasi. Oleh karena itu, kamu perlu memilih peralatan yang tepat.

Ini dia beberapa peralatan gudang yang bisa kamu pertimbangkan untuk membantu operasi bisnis:

  • Forklift

Forklift gudang sangat cocok untuk pekerjaan di dalam ruangan. Alat ini digunakan untuk mengangkut barang dan palet yang berat dan besar sehingga membantu pekerja mengangkut barang di sekitar gudang.

Jika kamu ingin menambahkan alat ini dalam operasi gudang, sebaiknya pertimbangkan untuk membuat lorong dengan lebar 3-4 meter agar forklift bisa beroperasi dengan baik.

Jangan lupa perhatikan keselamatan penggunaan agar para pekerja bebas dari potensi cedera yang berbahaya.

  • Jack Pallet

Jack pallet adalah bagian paling penting dari peralatan di gudang. Alat ini digunakan untuk mengangkut muatan kecil dan melintasi jarak yang lebih pendek.

Meskipun lebih mudah digunakan dibanding forkliftt, penting bagi kamu untuk melatih cara penggunaan jack pallet kepada para pekerja sehingga tetap aman ketika operasi.

4. Uji Rencana dan Catat Hasilnya

Sesudahnya menerapkan beberapa cara membuat tata letak gudang di atas, kamu perlu melakukan pengujian pada seluruh perencanaan gudang yang telah dibuat.

Kemudian, catat hasilnya, tuliskan apa yang berhasil dengan baik dan apa yang mungkin perlu diubah. Pastikan untuk mengubah rencana jika ada yang tidak berhasil.

Jadi, gudang akan beroperasi secara optimal nantinya.

Baca Juga: Apa Itu Grosir? Ini Perbedaannya dengan Eceran dan Jenisnya

Tips Tata Letak Gudang yang Efektif

Foto: SIRCLO Photo Stock

Untuk membuat tata letak gudang yang benar-benar efektif, kamu bisa mengikuti tips di bawah ini:

1. Mengosongkan Area Bongkar Muat

Area bongkar muat gudang dapat dibangun di dalam gedung atau sepenuhnya terpisah darinya.

Jika gudang perusahaan kamu memiliki area bongkar muat built-in, titik akses docking akan memungkinkan truk untuk menghubungkan dan membongkar produk mereka langsung di dalam gedung.

Namun, jika tidak ada cukup ruangan bagi alat untuk bergerak, semua pekerja harus melakukan bongkar muat barang secara manual dengan tangan. Tentu saja, hal ini akan membutuhkan waktu lebih lama dan tenaga yang lebih besar.

Untuk membuat gudang tetap efisien selama pengoperasiannya, kamu perlu mengosongkan area bongkar muat ini dan sebaiknya menggunakan forklift untuk mengangkut produk dari truk ke gudang.

2. Memisahkan Area Penerimaan

Area penerimaan adalah tempat pengiriman diterima, kontrol kualitas diterapkan, dan penyortiran dilakukan.

Agar tata letak gudang menjadi lebih efisien, kamu harus memisahkan area penerimaan dengan area operasional lainnya dan sebaiknya mendesain area ini menjadi lebih besar.

Hal ini dilakukan agar inspeksi produk dapat dilakukan lebih akurat dan kemacetan di awal proses pembongkaran bisa dihindari.

3. Mengatur Area Penyimpanan

Fungsi utama gudang adalah untuk menyimpan barang. Oleh sebab itu, kamu perlu mengatur area penyimpanan sebaik mungkin agar penggunaannya maksimal.

Salah satu rekomendasinya adalah menyimpan secara vertikal, tetapi ada beberapa metode berbeda untuk menyimpan barang sesuai dengan jenisnya.

Jika barang yang disimpan memiliki beban dengan kekuatan internal yang besar, seperti kantong tanah, dan untuk paket kaku seperti kardus atau kotak plastik, bisa disimpan dengan cara ditumpuk.

Sementara untuk barang lainnya sebaiknya disimpan di dalam rak.

Cara lain untuk memanfaatkan semua ruang gudang untuk penyimpanan adalah dengan memisahkan penyimpanan dinamis dan statis.

Penyimpanan dinamis adalah bagian dari ruang penyimpanan yang disiapkan untuk item populer. Sementara penyimpanan statis terdiri dari produk yang disimpan sebentar sebelum dikirim.

Membedakan kedua area ini dapat membantu mencegah kesalahan inventaris.

Baca Juga: E-Commerce Warehousing, Layanan Pendukung Jualan Online

4. Membuat Area Pengambilan Terpisah

Selanjutnya, buatlah area pengambilan produk secara terpisah dari area lainnya.

Disarankan untuk menempatkan area pengambilan terpisah di dalam atau di samping area penyimpanan sehingga membuat pencarian item barang lebih cepat.

5. Menyesuaikan Area Pengemasan dan Pengiriman

Ini merupakan dua tempat bagi produk sebelum dikirimkan. Sebaiknya, area pengemasan dan pengiriman dibuat terpisah dengan area lainnya.

Untuk mengoptimalisasi tata letak gudang, sebaiknya kamu menyimpan produk terpopuler di dekat area pengiriman, dengan produk terpopuler kedua di belakang produk tersebut, dan seterusnya.

Dengan begitu, para pekerja akan lebih mudah saat memproses barang.

Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Tentang E-Commerce Enabler

Itu dia tips membuat tata letak gudang yang bisa kamu terapkan. Baik bisnis offline maupun online, keduanya membutuhkan gudang untuk menyimpan produk.

Apabila kamu membutuhkan bantuan dalam mengelola toko online, bisa menggunakan layanan dari SIRCLO Store.

SIRCLO Store selalu hadir pada barisan depan untuk urusan pembuatan toko online.

Lewat fitur yang memiliki ragam template website menarik dan gratis, serta terkoneksinya dengan marketplace dan WhatsApp Business dapat mempermudah memantau bisnis online. Info lebih lanjut ketuk tombol banner di bawah ini.

Tags: , ,

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!