Blog

Dominasi Perempuan dalam Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia

Posted in Berita

Industri kreatif beberapa tahun terakhir ini bisa dibilang lagi mengalami perkembangan yang pesat, baik di Indonesia maupun di dunia. Di Indonesia sendiri, industri kreatif memiliki pengaruh yang cukup signifikan untuk mendukung perekonomian Indonesia. Pada 2018 misalnya, sektor ekonomi kreatif menyumbang Rp 1.105 triliun ke PDB. 

Tak hanya itu, sektor ekonomi kreatif juga membuka banyak lapangan pekerjaan. Industri kreatif menyerap lebih dari 17-18 juta tenaga kerja. Hal ini menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif memiliki kontribusi terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. 

Sebenarnya, apa itu ekonomi kreatif? Sederhananya, industri kreatif merupakan aktivitas ekonomi untuk menciptakan atau memproduksi sesuatu dengan mengandalkan informasi, ide, dan kreativitas di dalam prosesnya. Di dalamnya, ada begitu banyak subsektor mulai dari musik, fashion, fotografi, perfilman, dan lain-lain.

Berdasarkan hasil survei khusus ekonomi kreatif, subsektor yang paling mendominasi di antaranya kuliner, fashion, dan kriya. Di sisi lain, ada beberapa subsektor yang mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, yaitu desain komunikasi visual, musik, animasi, dan arsitektur. 

Dalam pertumbuhan ini, salah satu yang memiliki peran yang cukup kuat ialah perempuan. Ya, berbeda dengan banyak industri lainnya, perempuan lebih mendominasi dalam ekonomi industri kreatif. 

Baca juga: 9 Cara Kamu bisa Mendukung Local Brands di Tengah Pandemi COVID-19

Partisipasi Perempuan Terus Meningkat

Umumnya, pekerja perempuan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tenaga kerja laki-laki. Menurut data terakhir BPS dan Bekraf, pekerja perempuan secara general hanya berjumlah sekitar 37,16%, jauh di bawah laki-laki yang sebesar 62,84%. Uniknya, dalam ekonomi industri kreatif perempuan malah jadi pemeran utama, dengan persentase 53,68%. 

Begitu pula dari sisi kepemilikan usaha ekonomi kreatif. Berdasarkan Sensus Ekonomi 2016, pengusaha perempuan masih memimpin, yakni dengan persentase sebesar 54,96%. Sementara jumlah pengusaha laki-laki di ekonomi kreatif sebesar 45,04%. 

Partisipasi ini terus meningkat setiap tahunnya. Antara tahun 2011-2016, terdapat pertumbuhan tenaga kerja perempuan yang cukup besar, yakni sebanyak 9%. Salah satu alasan ekonomi kreatif banyak didominasi oleh perempuan adalah sifatnya yang dinamis dan fleksibel. Hal ini memungkinkan perempuan untuk tetap bekerja dan menghasilkan karya di tengah kesibukannya baik sebagai pekerja maupun ibu rumah tangga. Dengan partisipasi yang tinggi ini, ekonomi industri kreatif secara tidak langsung juga mendukung pemberdayaan perempuan.

Tokoh Perempuan Indonesia dalam Industri Kreatif

Di industri kreatif sendiri, ada banyak tokoh-tokoh perempuan Indonesia yang telah menghasilkan karya-karya hebat. Dari bidang kuliner misalnya, ada Eugene Patricia yang merupakan pendiri Puyo Dessert. Ada juga Charina Prinandita yang bersama temannya mendirikan salah satu makanan yang sangat digemari anak muda yaitu Eatlah. 

Di sektor perfilman, ada Mira Lesmana yang namanya tentu sudah begitu dikenal lewat film-filmnya. Mulai dari AADC, Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, hingga film terakhirnya Bebas, karya-karyanya begitu disukai oleh masyarakat Indonesia. Banyak penghargaan yang telah diraihnya, salah satunya Piala Citra. 

Dari ranah seni pertunjukkan, ada Maria Tri Sulistyani yang merupakan pendiri Papermoon Puppet Theater. Papermoon Puppet Theater merupakan teater boneka yang sudah menggelar pertunjukkan di mana-mana, mulai dari berbagai kota di Indonesia hingga di luar negeri seperti Australia dan Korea Selatan. 

Tokoh-tokoh di atas merupakan representasi atas berpengaruhnya peran perempuan dalam perkembangan industri kreatif. Karya-karyanya tidak hanya memberikan kontribusi dan inspirasi, tetapi juga bisa mengharumkan nama bangsa. Jadi buat kamu para perempuan yang ingin menggeluti atau membangun usaha di industri kreatif, terus semangat ya!

Baca juga: 5 Skill Kepemimpinan yang Dimiliki oleh Womanpreneurs dan Cara Mengembangkannya

Salah satu kunci untuk mengembangkan bisnis di industri kreatif adalah memiliki website toko online. Baik itu bidang kuliner, kerajinan, fotografi, desain, dan sebagainya, website toko online akan memudahkan kamu untuk menunjukkan profesionalitas, meningkatkan kepercayaan pelanggan, serta menarik calon klien atau pembeli. 

Maka itu, untuk kamu yang menjalani bisnis industri kreatif, penting sekali untuk punya web jualan online yang berkualitas. Agar terlihat kredibel dan profesional, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan website online yang dapat membantu bisnis kreatifmu agar bisa semakin maju!

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit