Blog

7 Perbandingan Mobile Website dengan Mobile App

Menurut data We are Social per April 2019, pengguna aktif internet di seluruh dunia mencapai 4,4 juta dan 90% di antaranya mengakses internet via mobile. Tidak sedikit pula yang melakukan transaksi jual-beli online dengan gadget-nya. Dalam beberapa tahun terakhir, mobile commerce (m-commerce) memang mengalami peningkatan yang signifikan. 4 dari 5 shoppers sudah menggunakan smartphone untuk berbelanja. 90% shoppers juga memutuskan untuk membeli produk lewat smartphone. Mereka kini bisa berbelanja lewat aplikasi messenger, website e-commerce semakin mengoptimalkan tampilan mobile-nya, dan marketplaces berlomba-lomba untuk menggaet shoppers lewat aplikasi berbelanjanya. 

Di tengah maraknya m-commerce ini, terdapat dua tipe platform yang memimpin mobile shopping, yaitu mobile website dan mobile app. Walaupun sama-sama bisa diakses melalui smartphone dan memberikan kemudahan dalam berbelanja, keduanya memiliki perbedaan. 

Mobile website pada dasarnya adalah website e-commerce dengan halaman yang bisa diakses melalui browser dan koneksi internet. Namun tampilan mobile website dirancang khusus untuk gadget handheld dengan interface touch screen. Dengan desain yang responsif, mobile website dapat diaplikasikan tidak hanya pada smartphone, namun juga tablet dan gadget portable lainnya. Salah satu contoh dari mobile website adalah toko online sebuah brand. Di sisi lain, mobile app adalah aplikasi yang bisa diunduh dari portal seperti Apple Store atau Google Playstore, dan di-install di gadget. Mobile app bisa menarik data dari internet atau mengunduh konten sendiri, agar bisa diakses secara offline. Pada ranah m-commerce, jenis platform ini banyak digunakan oleh online marketplace.

Kedua platform tersebut tentu berperan penting bagi aktivitas e-commerce. Namun, baik mobile website maupun mobile app memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Penting bagi brands untuk memahami kelebihan dan kekurangan dari setiap platform agar dapat menggunakannya secara efisien. Simak perbandingan kedua platform tersebut pada tabel di bawah ini!

Mobile Website

Mobile App

Mobile website lebih mudah diakses oleh semua perangkat mobile melalui browser. Pengguna harus mengunduh app dari portal aplikasi terlebih dahulu.
Tidak bisa diakses jika perangkat tidak memiliki koneksi internet. Memungkinkan untuk diakses saat perangkat tidak memiliki koneksi internet.
Biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan mobile website relatif terjangkau. Pengembangan mobile app membutuhkan biaya yang cukup besar.
Website bisa dibagikan dengan mudah kepada sesama pengguna melalui tautan. Mobile app tidak bisa dibagikan kepada sesama pengguna.
Notifikasi baru bisa dilihat ketika pengguna membuka website. Terdapat fitur push notification pada mobile app yang akan muncul meskipun aplikasi tidak dibuka.
Pengguna tidak bisa menggabungkan fitur smartphone ke dalam mobile website. Pengguna bisa menghubungkan fitur smartphone seperti kamera dan GPS dengan aplikasi.
Website lebih fleksibel dan tidak terikat dengan peraturan dari portal aplikasi. Konten mobile app terbatas mengikuti persetujuan dan aturan yang diberlakukan oleh portal aplikasi.

Mobile website dan mobile app merupakan bagian penting dari aktivitas berbelanja online. Dari segi penggunaannya, mobile app memang mengutamakan user experience dalam kemudahan dan kecepatan bertransaksi. Namun pada akhirnya, kepemilikan mobile app dapat dibatasi oleh regulasi yang ditetapkan oleh portal aplikasi bersangkutan. Salah satu regulasi untuk m-commerce pada portal aplikasi, misalnya, adalah penjualan alkohol dan tembakau yang tidak diperkenankan di Google Playstore. Tidak hanya penjualan, namun iklan yang menggambarkan penggunaan produk-produk tersebut juga dilarang. Adapun beberapa kasus di mana mobile app tidak dapat diunduh kembali dari portal tersebut, seperti yang terjadi pada Bukapalak belum lama ini.

Sebaliknya, mobile website berperan sebagai toko virtual yang berdiri secara mandiri di ranah online. Dengan kelebihan tersebut, mobile website dapat menjadi solusi dengan fleksibilitas dan aksesibilitas yang ditawarkannya. Ditambah lagi, biaya yang dibutuhkan untuk mengembangkan website relatif lebih terjangkau. Kamu sendiri bisa mulai membuat website toko online sendiri, langsung saja di sini!

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit