Blog

Apa yang Bisa Dilakukan oleh Brands saat Pandemi Coronavirus?

Di tengah pandemi Coronavirus yang melanda dunia, bisnis offline maupun online mengalami penurunan. Tempat wisata maupun rumah makan pun ditutup. Penjualan produk-produk yang bukan merupakan kebutuhan sehari-hari juga menurun, dan masyarakat membeli kebutuhan melalui e-commerce. Lalu bagaimana dengan brands? Apa yang bisa dilakukan oleh brands saat pandemi Coronavirus?

Forbes menyebutkan bahwa ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh brands di masa memprihatinkan ini. 

Baca juga: SIRCLO Hadirkan Inovasi Chat Commerce untuk Brands yang Berjualan melalui WhatsApp

Menunjukkan kepedulian melalui donasi atau edukasi

Brands tetap bisa menunjukkan kepedulian terhadap situasi saat ini. Di saat brands besar seperti Microsoft dan L’Oreal memberikan donasi, brands yang tidak dapat mendonasikan sumbangan dapat berdonasi dengan cara lain. Misalnya, menggalang dana, memberikan pesan dukungan, membuat konten edukasi untuk menjaga kesehatan yang relevan dengan brand, atau menyumbang produk signifikan kepada orang yang membutuhkan.

Mengembangkan fitur untuk menunjang kebutuhan on demand

Brands dengan bisnis on demand seperti telekomunikasi dan kesehatan perlu lebih berkembang untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Selain melakukan donasi atau bantuan kepada yang membutuhkan, brands bisa mengembangkan fitur di ranah online yang mudah diakses oleh masyarakat. Misalnya, bantuan kesehatan melalui platform online atau membuat konten yang mengedukasi cara menjaga kesehatan tubuh. Brands juga dapat menawarkan diskon untuk produk-produk yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga: Trend Teknologi Digital untuk Bisnismu di 2020

Membuat konten yang relevan

Bagi brands yang berjualan online untuk produk-produk yang bukan merupakan kebutuhan sehari-hari seperti kosmetik atau pakaian, dapat memproduksi konten yang relevan dengan situasi saat ini. Hindari hard-selling yang berlebihan atau memberikan diskon, karena akan dianggap tidak acuh pada situasi. Di sisi lain, brands bisa membuat konten yang masih relevan dengan brands maupun kondisi saat ini. Misalnya bagi brands yang berjualan produk organik, dapat memberikan tips untuk menjaga daya tahan tubuh.

Memanfaatkan teknologi untuk masuk ke ranah online

Brands yang berjualan offline akan berupaya untuk masuk ke ranah online dan bergerak dalam bidang e-commerce. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh brands dalam memulai pergerakannya secara online, seperti membuat website toko online, berjualan di marketplace atau berjualan di WhatsApp. Selama brands didukung oleh teknologi, maka bisnis akan tetap berjalan. 

Teknologi yang mendukung brands berjualan online

Penting bagi brands untuk tetap aktif menggapai konsumen. SIRCLO hadir dengan teknologi yang dapat membantu brands tetap terhubung dengan konsumen secara digital, mulai dari SIRCLO Webstore sebagai jasa pembuatan website toko online; Connexi yaitu software multichannel e-commerce untuk berjualan di banyak kanal e-commerce; dan SIRCLO Chat yang merupakan platform berjualan yang terintegrasi dengan WhatsApp Business API. 

Dalam kondisi apapun, SIRCLO siap mendampingi dan membantu brands berjualan online, serta bersama-sama #PulihkanJarak.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit