Blog

Begini Algoritma Instagram di 2020

Brands pasti pernah mengalami engagement dan likes yang terbilang sedikit dibandingkan dengan jumlah followers, namun sulit mengetahui berapa banyak followers yang sebenarnya melihat post kita di Instagram. Hal ini dikarenakan feeds dan story Instagram tidak lagi kronologis, sehingga tidak semua post pada hari tersebut dapat dilihat. Dikutip dari Later.com, inilah algoritma Instagram di 2020.

Baca juga: Prediksi tentang Media Sosial di 2020 yang Perlu Kamu Tahu

Algoritma Instagram di 2020 untuk feeds

Algoritma Instagram tidak berubah dari waktu ke waktu, namun selalu berubah karena data atau trend pengguna yang terus masuk dan diproses oleh Instagram. Sebelumnya, ada beberapa fakta yang perlu kamu ketahui dari algoritma Instagram, yaitu:

  • Comment, like, share, dan view mempengaruhi posisi post-mu di feeds
  • Foto dan video memiliki posisi yang setara; tidak ada format yang diutamakan
  • Interaksi palsu (bot) tidak dihitung
  • Panjang comment mempengaruhi besar engagement
  • Setiap tipe account (personal atau bisnis) setara dan tidak ada tipe yang lebih diutamakan
  • Posting 30 menit pertama tidak mempengaruhi posisi di feeds

Baca juga: Trend Grafis 2020 untuk Ide Konten Media Sosialmu

Ada pula 5 faktor utama yang mempengaruhi algoritma di Instagram untuk feeds, yaitu:

  • Minat: Instagram memprioritaskan tipe post yang banyak di-like, comment, atau save oleh pengguna; mengikuti perilaku penggunanya. Jika seseorang menyukai banyak foto traveling atau fashion, maka konten tersebut lah yang akan muncul lebih dulu di feeds.
  • Hubungan: Melalui interaksi dari likes, tagged photos, dan DM, Instagram berusaha memunculkan post dari orang-orang terdekat si pengguna, bahkan orang yang dikenal di dunia nyata.
  • Waktu: Instagram selalu ingin menyajikan konten terbaru dan paling menarik untuk penggunanya, sehingga yang menjadi pertimbangan adalah sudah berapa lama sebuah konten di-post.
  • Frekuensi penggunaan: Instagram mengikuti frekuensi pengguna saat mengakses aplikasinya. Jika pengguna jarang membuka Instagram, maka feeds hanya menyajikan highlight atau post menarik yang ingin dilihat oleh pengguna. Jika pengguna sering membuka Instagram, maka konten yang disajikan akan lebih kronologis karena Instagram berupaya menampilkan konten terbaru.
  • Following: Jumlah following pengguna mempengaruhi jumlah post yang dilihat. Semakin banyak akun yang di-follow, Instagram memiliki semakin banyak opsi dan mengkurasi konten yang bisa disajikan untuk pengguna, sehingga pengguna tidak bisa melihat semua post dari akun yang di-follow.

Algoritma Instagram di 2020 untuk stories

Untuk Instagram stories, story yang paling dekat di layar Home adalah akun yang paling sering engage dengan pengguna baik di feeds, story atau DM. Hubungan pengguna dengan pengguna lain yang dibangun di Instagram melalui engagement lah yang menjadi pertimbangan algoritma stories ini. Selain itu, Instagram juga memunculkan stories dari akun yang rajin ditonton oleh pengguna sampai habis.

Baca juga: Waktunya Memanfaatkan Instagram Insights untuk Bisnismu!

Jika ingin tahu lebih banyak informasi dan tips seputar e-commerce, kamu bisa membaca artikel SIRCLO di sini dan follow Instagram @sirclosolution. Buat website jualanmu dengan jasa pembuatan website toko online SIRCLO Store, di mana kamu bisa membuat website jualan siap pakai tanpa coding. Kamu bisa mengatur sendiri berbagai widgets yang ingin kamu gunakan di website-mu, termasuk chatbot. Buat website toko online-mu hanya dalam 3 menit di sini.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit