Blog

Ini Alasan Mengapa Customer Lifetime Value Penting Untuk Bisnis Kamu

Dalam dunia bisnis e-commerce maupun bisnis lain, mempertahankan dan memelihara pelanggan adalah cara yang lebih efektif dari segi biaya dibandingkan dengan mencari pelanggan baru. Customer Life Value (CLV) tidak hanya tentang biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan pelanggan baru, tapi juga biaya untuk mempertahankan pelanggan.

Singkatnya, dengan CLV kamu bisa tahu nilai finansial dari setiap pelanggan dan pentingnya menjaga hubungan secara strategis dengan para pelanggan. Nantinya kamu bisa tahu nilai setiap pelanggan dari segi keuangan, supaya kamu bisa menyesuaikan dengan jenis hubungan yang dijalin dengan pelanggan tadi. Ayo kita lihat bersama alasan mengapa CLV penting untuk bisnis kamu.

1. Membantu Perencanaan Pemasaran

Beberapa hal ini bisa diketahui dari CLV, dan berguna dalam proses perencanaan pemasaran untuk menjamin kesuksesan bisnis:

  • Membantu mengembangkan strategi optimal untuk berhubungan dengan pelanggan. Contohnya: Bila pelanggan cenderung berkegiatan di media sosial, sebaiknya toko online kamu juga ikut aktif di media sosial.
  • Mengerti nilai potensial pelanggan dan membantu pegawai untuk secara proaktif memperbaiki hubungan dengan pelanggan. Contohnya: Membuka layanan pelanggan 24 jam untuk membantu mengatasi masalah yang dialami pelanggan.
  • Pelaku bisnis bisa memberikan tingkat pelayanan yang lebih tinggi pada pelanggan yang paling menguntungkan dan menjaga pelanggan tetap bertahan lebih lama. Contohnya: Maskapai penerbangan bisa memberikan fasilitas ruang tunggu eksklusif bagi para pemilik tiket kelas bisnis.

Saat ini CLV tidak hanya mengenai nilai finansial pelanggan, tetapi juga pengaruh yang bisa dibawa pelanggan untuk menggerakkan pertumbuhan bisnis.

2. Segmentasi Pelanggan yang Lebih Efektif

CLV bisa membantu mengenal dan mengelompokkan pelanggan untuk menawarkan pelayanan yang sesuai, hal ini berguna untuk:

  • Menerapkan harga dinamis berdasarkan profil pelanggan untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dari setiap pelanggan.
  • Menarget pelanggan berdasarkan potensi nilai
  • Memberikan indikasi yang lebih akurat mengenai nilai sebuah lead, dan biaya yang harus dikeluarkan untuk mengubahnya menjadi pembelian.

3. Prediksi Yang Lebih Baik

Berdasarkan CLV, pelaku bisnis bisa lebih baik dalam merencanakan ketersediaan produk atau jasa, dengan cara memprediksi permintaan dari pelanggan di masa depan. Prediksi ini juga berguna untuk:

  • Membantu mengatur investasi optimal dalam bidang aset, kepegawaian, dan ketersediaan barang.
  • Mengurangi kerugian produktivitas dengan strategi alokasi yang lebih baik.
  • Bila bisnis kamu menjual beberapa kategori barang sekaligus, prediksi kemungkinan pembelian untuk setiap kategori produk bisa membuat alokasi sumber daya yang lebih efisien, sehingga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

4. Manajemen Loyalitas

CLV bisa menjadi indikator untuk memperbaiki efisiensi operasional dan mengurangi ketidakpuasan pelanggan. Dengan mengerti kebutuhan dan perilaku pelanggan secara lebih baik pasti akan meningkatkan loyalitas pelanggan dalam jangka waktu yang lebih lama. Berdasarkan hal ini, bisnis kamu bisa merencanakan program untuk menjaga loyalitas pelanggan yang lebih efektif.

5. Mempertahankan Pelanggan

CLV bisa sangat membantu untuk merancang program baru untuk mengurangi jumlah pelanggan yang hilang. Bisnis kamu juga bisa merencanakan strategi dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memprioritaskan pelanggan mana yang bisa ditarik kembali.

CLV tidak hanya bisa diterapkan oleh bisnis e-commerce, tetapi juga hampir semua bisnis dan industri lain. Perbedaannya hanya pada tingkat keterlibatan dan keuntungan berdasarkan model bisnis. Harus diingat juga, CLV hanyalah alat pembantu dan bukan strategi untuk meningkatkan kesempatan untuk memperbesar keuntungan.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit