Blog

Membangun Tim yang Solid melalui Apresiasi dan Komunikasi

Perusahaan yang sukses biasanya memiliki kondisi lingkungan kerja yang sangat kompetitif. Keinginan untuk berkembang dan naik tingkat biasanya dimiliki hampir setiap karyawan di perusahaan besar. Namun, hal ini tidak selamanya berdampak baik bagi perusahaan. Sikap kompetitif terkadang bisa menimbulkan keresahan atau rasa takut kepada sebagian karyawan karena rekan kerja mereka yang bersikeras untuk merebut posisi atas di perusahaan tersebut. 

Perusahaan yang sukses harus bisa menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan saling mendukung antar karyawan. Salah satu cara untuk menciptakan lingkungan kerja yang baik di sebuah perusahaan adalah dengan membangun tim yang solid, di mana setiap peran di dalam tim tersebut saling melengkapi untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Kamu tentu perlu memahami cara untuk membangun tim yang solid untuk perusahaanmu, seperti:

Memilih anggota tim yang tepat

Hal pertama yang harus dilakukan adalah proses pemilihan anggota tim atau recruitment process. Memilih orang yang tepat untuk bidang tertentu akan memberi keuntungan jangka panjang. Selain karena orang tersebut sudah menguasai bidangnya, besar kemungkinan mereka akan menetap di perusahaanmu dalam jangka waktu yang lebih lama karena mereka menyukai pekerjaannya. Kamu juga perlu memperhatikan karakter individu saat proses pemilihan karena akan berdampak pada dinamika tim.

Menghargai setiap peran dalam tim

Memiliki anggota tim dengan kelebihan di bidang yang berbeda-beda akan menimbulkan perasaan saling membutuhkan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini membuat performa kerja setiap anggota meningkat karena effort yang mereka berikan dihargai oleh rekan kerjanya.

Berkomunikasi secara rutin

Berkomunikasi antar anggota tim dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya adalah memberikan informasi tentang apa yang dikerjakan atau akan dikerjakan (workflow) oleh setiap karyawan dapat membantu anggota lain untuk membuat workflow yang lebih produktif. Selain itu, menanyakan pendapat kepada anggota tim lain dan memberikan feedback jika ada anggota yang mengambil keputusan yang salah akan mengurangi risiko anggota lainnya untuk melakukan kesalahan yang sama.

Menetapkan goals

Menetapkan tujuan yang harus dicapai dalam jangka pendek dan panjang akan membantu para karyawan untuk menentukan pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya. Selain itu, long-term goals yang sudah diatur juga akan menjadi motivasi karena mereka sudah diberikan gambaran luas tentang pentingnya setiap pekerjaan yang dikerjakan setiap harinya. Namun, penting untuk diketahui bahwa goals yang ditetapkan harus realistis dan dapat dicapai agar para karyawan tidak kehilangan motivasi karena tidak bisa mencapai goals tersebut.

Merayakan pencapaian anggota tim

Memberikan apresiasi terhadap pencapaian setiap anggota tim akan memberikan semangat dan perasaan dihargai kepada anggota tersebut. Selain itu, hal ini juga akan memberi dampak positif kepada anggota tim lain untuk bekerja lebih keras karena mereka tahu bahwa setiap effort yang mereka berikan dihargai.

Mengenal satu sama lain

Mengadakan company outing atau kegiatan lain di luar kantor akan memberi kesempatan untuk para anggota tim mengenal rekan kerjanya ke level yang lebih personal. Hal ini dapat membantu mereka untuk mengerti sifat dan working style satu sama lain.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit