Blog

Memilih Antara SEO dan SEM untuk Marketing Brand-mu

Kamu mungkin sering mendengar istilah SEO dan SEM ketika sedang membahas topik digital marketing, terutama dalam strategi search optimization. Walaupun sepintas terdengar mirip, sebenarnya SEO dan SEM memiliki pendekatan yang berbeda. Untuk bisa mengaplikasikan strategi ini dalam taktik digital marketing bisnis-mu, kamu perlu memahami perbedaan dan perbandingan antara keduanya. Marketing Manager Alexa, Jennifer Yesbeck, menjabarkan tentang SEO dan SEMagar kamu bisa tahu strategi mana yang cocok untukmu.

Search Marketing

Search marketing adalah taktik yang dapat membantu brand untuk mendapatkan exposure tinggi di laman hasil search engine seperti Google. Semakin tinggi posisi dalam laman hasil tersebut, maka website-mu akan semakin terlihat oleh audiens dan mendorong traffic website. 

Terdapat 2 strategi dalam search marketing, yakni SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing). Dengan strategi SEM, kamu perlu membayar agar website-mu bisa muncul di peringkat atas laman hasil search engine; sedangkan SEO adalah strategi organik di mana kamu memanfaatkan fitur atau menggunakan taktik tertentu untuk hasil yang sama tanpa perlu membayar ads.

Mendalami SEO dan SEM

SEO memanfaatkan ragam taktik organik agar website untuk bisa muncul di laman hasil search engine. Artinya, kamu tidak perlu membayar untuk mendapatkan tempat di laman hasil search engine. SEO terbagi menjadi 3 kategori strategi, yakni On-page SEO, Technical SEO, dan Off-page SEO.

  • On-page SEO mengoptimalkan tiap laman website menggunakan kata kunci atau keywordyang berhubungan. Strategi ini berfokus pada konten sebuah laman website, dan on-page SEO membantu search engine memahami isi konten agar bisa muncul di laman hasil sesuai keyworddengan peringkat tinggi.
  • Technical SEO berfokus pada aspek teknis dari website daripada konten. Aspek teknis yang dimaksud mengacu pada kecepatan website, tampilan mobile yang user-friendly, hingga keamanan website. Technical SEO ini mengutamakan pengalaman user dan berujung pada peringkat tinggi di laman search engine.
  • Off-page SEO memanfaatkan backlink dari website-website eksternal yang berkualitas. Jika banyak website memberikan link ke website bisnis-mu, maka search engine akan mampu memverifikasi website-mu sebagai situs yang aman, dapat dipercaya, bereputasi, dan peringkatnya di laman search engine pun meningkat.

Di sisi lain, SEM memanfaatkan taktik berbayar untuk mendapatkan exposure di laman hasil search engine. Strategi marketing ini mengoptimalkan ads dan disebut juga sebagai PPC (Pay-per-Click). Google Ads adalah platform yang paling sering digunakan untuk SEM. Dengan Google Ads, brandmelakukan riset keyword dan memilih keyword terbaik untuk produk atau jasanya. Websitekemudian muncul sebagai custom ads di bagian atas laman hasil search engine saat audiens mencari keyword spesifik tersebut. Brand hanya perlu membayar sejumlah klik-nya saja.

Walaupun memiliki pendekatan yang berbeda, namun SEO dan SEM memiliki tujuan yang sama, yakni membantu agar website bisa muncul di laman hasil search engine dengan peringkat tinggi dan menarik lebih banyak traffic. Keduanya juga perlu melakukan riset keyword dan menarget keywordyang sesuai. Lalu, strategi mana yang paling cocok untuk bisnismu?

Jadi, pilih SEO atau SEM?

Kamu bisa memilih SEO jika:

  • Ada banyak konten organik yang belum terisi oleh kompetitormu.
  • Segmen pasarmu memiliki nilai jangka panjang dan demand yang tinggi.
  • Customer cenderung melakukan riset berulang-ulang sebelum melakukan pembelian.
  • Harga rata-rata ads PPC di industri tempat bisnismu bergelut cukup tinggi.
  • Bisnis maupun website-mu sudah cukup lama berdiri.
  • Websitemu sudah cukup optimal dan performanya cukup baik secara organik.

Dan kamu bisa memilih SEM jika:

  • Kamu berada di industri yang banyak kompetitor, khususnya pada keyword yang kamu gunakan.
  • Kamu belum mengenal segmen pasarmu dengan baik dan ingin mengetes produk atau jasa yang kamu tawarkan.
  • Customer-mu sudah tahu produk apa yang ingin mereka beli dan langsung membelinya.
  • Harga rata-rata ads PPC rendah dan sesuai budget marketing-mu.
  • Bisnis dan websitemu masih baru sehingga membutuhkan exposure lebih.
  • Website-mu masih kurang optimal dalam memanfaatkan SEO.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit