Blog

Menilik Digital Marketing dari Strategi hingga Visual

Penggunaan media digital oleh masyarakat dan semakin berkembangnya e-commerce mendorong brand lokal untuk terus beradaptasi dengan dunia digital. Namun di tengah-tengah semua itu, localpreneurs seringkali kebingungan untuk memasarkan produk maupun jasa mereka secara online.

SIRCLO Dialogue: Jakarta kembali lagi untuk pertama kalinya di 2019 untuk memberikan solusi dan informasi kepada localpreneurs. Digelar pada 2 Februari 2019 di Kantorkuu Coworking & Office Space, Jakarta Selatan, SIRCLO Dialogue kali ini bertajuk Digital Marketing for Local Brand. Sesuai temanya, workshop ini membahas tentang digital marketing yang bisa dilakukan oleh localpreneurs; mulai dari strategi marketing, sumber daya yang bisa digunakan, hingga tampilan visual untuk menggaet konsumen.

SIRCLO Dialogue mengundang dua pembicara: Ray Rahendra, Strategic Planner dari GetCraft Indonesia & founder dari SAGALA Consultant Agency, dan Monica Nadira selaku Managing Director dari Benscrub.

Menurut Ray Rahendra, localpreneurs harus memahami kebiasaan masyarakat Indonesia menggunakan internet terlebih dahulu. Setelah mengetahui ‘lapangan’ (biasanya media sosial) tempat konsumen potensial berkumpul, localpreneurs bisa merencanakan untuk masuk ke dalam lingkup tersebut.

Ray juga menambahkan bahwa sebuah brand lokal harus kreatif dalam menarik konsumen, memiliki keunikan yang berbeda dari pesaingnya, dan fokus pada apa yang menjadi tujuan utama. Setelah memantapkanbrandlocalpreneurs bisa bergerak di media sosial agar bisa lebih dekat dengan konsumen. Ray mendukung localpreneurs untuk berusaha aktif mengikuti tren, engage dengan konsumen, serta berkolaborasi dengan brand atau creator lain untuk mendongkrak marketing.

Di sisi lain, Monica Nadira berfokus pada pentingnya konten dan tampilan visual dari konten yang disajikan oleh brand. Menurut Monica, localpreneurs bisa memanfaatkan beragam platform untuk menyajikan konten yang bervariasi. Misalnya, memanfaatkan e-mail marketing untuk memberikan update tentang promosi terkini kepada customerwebsite untuk katalog produk yang rinci dan beragam, serta Instagram sebagai media sosial untuk menyajikan konten yang engaging dan meningkatkan brand identity.

Monica juga menekankan pentingnya keberagaman dalam konten Instagram. Selain menawarkan produk, media sosial dapat menyajikan ragam konten untuk memenuhi kebutuhan informasi konsumen dengan memuat trivia, quotes, trending topic, atau meme. Jenis konten yang dimuat juga tidak melulu berbentuk foto, namun bisa digabungkan dengan ilustrasi dan teks. Unsur diversity ini mendukung visual digital marketing yang menarik konsumen.

Strategi digital marketing tidak hanya tentang menyusun rencana untuk memasarkan produk, tetapi juga bagaimana localpreneurs memahami dan berinteraksi dengan konsumen, mengikuti tren, serta memberikan sajian konten yang beragam. Dengan begitu, localpreneurs akan bisa melakukan digital marketing yang efektif dan menarik konsumen potensial!

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit