Blog

Tren E-Commerce 2019 yang Wajib Kamu Ketahui

Berdasarkan Meeker’s Internet Trends Report 2019, pembelanjaan online di 2019 banyak dilakukan melalui aplikasi di smartphone. Segala kebutuhan berbelanja dan membayar kebutuhan rumah tangga juga bisa dilakukan melalui smartphone. Konsumen juga banyak mengakses website toko ritel offline untuk berbelanja karena kebanyakan sudah berkembang menjadi digital, dan sellers dapat menjangkau lebih banyak konsumen melalui e-commerce.

Dalam laporan ini, Mary Meeker juga menyusuri 3 tren di industri e-commerce pada 2019 ini yang sedang marak dan tentunya perlu kamu ketahui!

Aplikasi media sosial dan messaging dapat digunakan untuk bertransaksi

Media sosial pada awalnya memang tidak dirancang untuk berjualan. Namun, seiring dengan perkembangan e-commerce, media sosial seperti Instagram telah dilengkapi dengan fitur Instagram Checkout di mana penggunanya dapat membeli produk dari berbagai brand yang mempromosikan produknya di Instagram.

Selain itu, beberapa aplikasi messaging sekarang juga sudah terintegrasi dengan sistem e-commerce dan fitur pembayaran. Contohnya adalah KakaoTalk, aplikasi messenger dari Korea Selatan yang sudah terintegrasi dengan sistem mobile payment dan digital wallet service. Aplikasi Line juga menawarkan payment service bernama Line Pay yang memungkinkan para penggunanya untuk melakukan pembayaran menggunakan virtual visa card.

Mengintegrasikan e-commerce dan fitur pembayaran ke dalam aplikasi media sosial atau messengermemberikan dampak besar terhadap industri e-commerce, serta memaksimalkan efektivitas aplikasi-aplikasi tersebut. Langkah ini merupakan langkah tepat dan sudah dibuktikan oleh kesuksesan aplikasi messaging WeChat yang telah memperkenalkan fitur WeChat Pay pada 2015 silam. 

Jasa logistik menjadi fitur bersaing antar platform e-commerce

Kecepatan dan kualitas pengiriman barang dalam e-commerce merupakan poin penting yang menjadi bahan pertimbangan konsumen. Hal ini dikarenakan jasa pengiriman yang ditawarkan merupakan salah satu faktor pembeda antar platform e-commerce. Meeker mengatakan bahwa beberapa perusahaan e-commerce yang mengedepankan jasa pengiriman telah berhasil menggapai daerah yang selama ini belum pernah tersentuh dengan cara memperluas cakupan pengiriman.

Salah satu contoh perusahaan yang mengedepankan proses pengiriman adalah Tokopedia. Tokopedia merupakan platform C2C yang menghubungkan para penjual dengan 17,000 pulau di Indonesia yang selama ini belum dicakup karena tingginya biaya pengiriman. Selain itu, Tokopedia juga telah membangun jaringan pergudangan di beberapa pulau di Indonesia melalui sistem partnership dengan perusahaan logistik dan warehouse operators. 

Hasilnya, jumlah merchants di Tokopedia telah meningkat 4 kali lipat dari 2016 sampai 2019. Angka peningkatan tersebut melonjak dari 1.5 juta merchants di 2016 hingga hampir menyentuh angka 6 juta pada April 2019. Dalam kurun waktu yang sama, Tokopedia telah memenuhi kebutuhan same day dan one day delivery dari 35% sampai hampir menyentuh 70%.

Toko ritel berinovasi untuk melayani konsumen

Toko ritel di China tengah berinovasi dengan cara mereka berjualan kepada konsumen. Ada 4 kategori berbeda yang dibagi sesuai dengan level jasa yang mereka tawarkan. Kategori pertama adalah toko ritel yang memiliki dan menjalankan toko fisik dan menawarkan pembelian via aplikasi dengan pembayarannya dilakukan secara digital. Barang yang dibeli dapat dikirimkan atau diambil di toko fisik tersebut.

Kategori kedua adalah toko ritel yang bisnisnya hanya berjalan secara online dan barang yang dibeli akan diantar dalam jangka waktu 30 menit dari gudang terdekat. Perusahaan jenis ini memiliki inventory dan gudang, namun tidak memiliki toko fisik.

Kategori ketiga merupakan toko ritel yang menjual produknya melalui aplikasi atau pembelian bulkmenggunakan WeChat untuk next-day delivery atau pickup order. Tidak seperti kategori kedua, toko ritel ini tidak memiliki dan tidak mengoperasikan inventory dan gudang, namun bekerjasama dengan partner-nya untuk mendistribusikan barang.

Kategori keempat mengkombinasikan karakteristik yang dimiliki oleh toko ritel di kategori dua dan tiga di mana konsumen dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi dan menggunakan toko lain yang dijadikan partner untuk memenuhi order tersebut. Toko ritel di kategori keempat ini memiliki dan menjalankan proses pengiriman barangnya sendiri dan akan mengirimkan pesanan dalam waktu 30 menit.

Buat website toko online Anda hanya dalam 1 menit