Blog

Luasnya Pasar Pengguna Whatsapp Jadi Potensi Besar Bagi Pebisnis

Saat ini media sosial memiliki peran penting untuk mendukung perkembangan bisnis. Apalagi saat ini sebagian besar orang menggunakan internet melalui smartphone. Menurut data We Are Social, 95% dari pengguna internet media sosial menggunakan media sosial secara aktif. Diperkirakan jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 160 juta jiwa. 99% dari jumlah tersebut mengakses media sosial melalui telepon seluler. 

Bukan hanya untuk berinteraksi saja, internet juga kini digunakan untuk berbelanja berbagai kebutuhan. 52% dari transaksi online global dilakukan melalui perangkat seluler. Di Indonesia sendiri, 80% pengguna internet melakukan pembelian online melalui perangkat seluler. Hal ini dikarenakan munculnya berbagai platform dan aplikasi yang memudahkan konsumen untuk berbelanja online di mana dan kapan saja, termasuk melalui media sosial. 

Baca juga: Disebut sebagai Teknologi Terobosan di 2019, Bagaimana Perkembangan Chat Commerce Sekarang?

Kegiatan jual beli yang dilakukan melalui media sosial ini disebut social commerce. Salah satu aplikasi media sosial yang paling banyak digunakan baik di Indonesia maupun secara global adalah WhatsApp. Diperkirakan ada sekitar 2 miliar pengguna Whatsapp 180 negara. Dari 2 miliar pengguna, 50 persennya menggunakan WhatsApp setiap hari. Di Indonesia sendiri, WhatsApp merupakan aplikasi paling populer dengan jumlah pengguna aktif bulanan terbanyak dibandingkan aplikasi media sosial lainnya. 

Pasar pengguna yang luas ini jelas menjadi peluang besar bagi banyak pebisnis. Pada tahun 2018, WhatsApp meluncurkan WhatsApp Business dengan tujuan untuk membantu brand membangun loyalitas pelanggan. Saat ini, ada lebih dari 5 juta pengguna WhatsApp Business. Masih menjadi bagian dari social commerce, aktivitas transaksi yang dilakukan melalui chat disebut chat commerce. Lalu manfaat apa saja yang bisa didapat pebisnis dengan menerapkan chat commerce menggunakan WhatsApp?

Komunikasi Dua Arah

Selain pasarnya yang luas, WhatsApp juga memungkinkan terjadinya komunikasi dua arah antara brand dan konsumen sehingga dapat memudahkan kedua belah pihak dalam melakukan transaksi. Apalagi komunikasi langsung ini menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen di Indonesia dalam membeli barang. Sebagian besar konsumen di Indonesia mengaku mereka akan lebih yakin untuk membeli barang dari brand yang responsif terhadap chat mereka. Artinya, pebisnis dapat mendapatkan kepercayaan pelanggan dengan menerapkan chat commerce melalui WhatsApp.

Meningkatkan Tingkat Konversi

Menurut riset, menghubungi konsumen potensial setelah mereka pertama kali menghubungi brand dapat meningkatkan tingkat konversi mereka hingga 113%. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga komunikasi secara personal dengan konsumen. 

Melalui WhatsApp, pebisnis dapat menjangkau lebih banyak konsumen, meningkatkan penjualan dan repeat order, serta menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan, juga memungkinkan pebisnis untuk menuntun konsumen secara menyeluruh dalam pengalaman berbelanjanya mulai dari saat pertama kali menghubungi brand hingga selesai melakukan transaksi. 

Memudahkan Konsumen untuk Menghubungi Brand

Hadir di platform komunikasi yang juga banyak digunakan konsumen akan memudahkan brand untuk terhubung dengan konsumen. Apabila brand sulit dihubungi, konsumen pun kemungkinan akan malas untuk melanjutkan transaksi. Menyertakan nomor WhatsApp pada website toko online dikatakan dapat meningkatkan penjualan hingga 27%. Dengan hadir di WhatsApp, pengguna bisa memiliki pengalaman berbelanja yang nyaman melalui satu perangkat saja. 

Selain itu, 67% pengguna aplikasi messaging dalam survei Nielsen menyatakan bahwa mereka kemungkinan akan lebih sering menggunakan chat untuk berhubungan dengan bisnis. 53% responden menyatakan bahwa mereka akan lebih cenderung berbelanja pada bisnis yang dapat dihubungi secara langsung. 

Respons yang Lebih Cepat

80% pesan yang dikirim melalui WhatsApp dibaca dalam 5 menit setelah dikirimkan. Selain itu tingkat open rate WhatsApp juga sangat tinggi yakni sebesar 99%. Artinya, kemungkinan konsumen membaca dan membalas pesan yang kamu kirimkan pun semakin tinggi. 

Selain itu, rata-rata pengguna WhatsApp juga memeriksanya lebih dari 23 kali per hari. Artinya, kamu memiliki 23 kesempatan untuk menarik perhatian konsumen melalui WhatsApp. Dengan WhatsApp, brand juga dapat memberikan pelayanan yang personal kepada tiap konsumen.

Untuk mendukung kelancaran komunikasi dengan konsumen, kamu bisa menggunakan chat commerce SIRCLO Chat. Di saat bisnis semakin berkembang, jumlah chat yang masuk pun akan semakin banyak. Fitur-fitur SIRCLO Chat dapat membantumu mengantisipasi menumpuknya chat konsumen yang masuk. 

Baca juga: Perkembangan Chat Commerce di Indonesia dan Efektivitasnya untuk Bisnis

Dasbor SIRCLO Chat yang dapat diakses oleh banyak pengguna memungkinkan brand untuk melayani konsumen secara efisien. Dasbor juga terintegrasi dengan katalog dan inventori produk sehingga kamu bisa mengirimkan informasi dan update kepada pelanggan mengenai produk yang kamu jual. Selain itu, pebisnis juga dapat mengirimkan notifikasi otomatis seperti status pesanan dan konfirmasi pengiriman sehingga konsumen merasa dilayani dengan baik. Alhasil, kepuasan konsumen terjaga dan bisnis kamu bisa berkembang dengan pesat.  

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!