Blog

Merintis Bisnis Online, Harus Mulai dari Mana?

Seberapa sering terlintas di benak kamu untuk meninggalkan rutinitas pekerjaan saat ini dan mulai merintis bisnis online? Atau setidaknya, mencoba menjalankan bisnis online kecil-kecilan sembari masih menyandang status sebagai pegawai. Memulai bisnis online ibaratnya membuka toko di area yang sudah punya calon pembeli, dalam hal ini adalah pengguna internet di Indonesia yang terus bertumbuh.

Dalam angka yang dihimpun Global Web Index dari We Are Social dan Hootsuite, 85% pengguna internet di Indonesia gemar melakukan belanja online (CNN, 2019). Jika dibuat peringkat tingkat belanja online dengan negara-negara lain di Asia Tenggara, Indonesia juaranya.

Merintis bisnis online harus realistis!

Mencari cara membuat online shop, mengenali seluk beluk pembuatan toko online, hingga memastikan bisnis online bisa berkembang, ada banyak sekali hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan membuat online shop.

Pilihannya dua: go big or go home. Bisnis online yang kamu rintis bisa sukses sesuai ekspektasi – atau sebaliknya – tidak berjalan lancar. Untuk itu, sejak tahap perencanaan, semua konsep pembuatan toko online harus sudah matang.

Lalu, apa saja tips jualan online?

Baca Juga: Pentingnya Website Toko Online untuk Bisnismu

1.    Tentukan apa yang dijual

Penting untuk tahu barang atau jasa apa yang akan kamu jual sebelum mulai terjun ke dunia online shop. Temukan produk yang berpotensi mendatangkan profit potensial. Artinya, perlu ada riset mendalam – bila perlu tanya kepada orang terdekat – seberapa menariknya produk atau jasa yang akan kamu jual.

2.    Buat website

Untuk membuat online shop kamu dikenal dan punya identitas tersendiri, tentu perlu membuat website yang menarik. Buat website toko online murah pun sekarang lebih efisien, seperti menggunakan jasa pembuatan website dari SIRCLO Webstore yang mudah tanpa ribet.

3.    Analisis target pasar

Setelah kamu menemukan target pasar potensial, keluarkan segala strategi untuk menggaet ketertarikan mereka. Tentu perkenalan pertama bisa dilakukan lewat media online, seperti website online shop, akun Instagram, dan media sosial lainnya.

Semakin spesifik target pasar kamu, semakin terarah pula apa yang perlu kamu lakukan untuk membuat kamu tertarik. Usia, jenis kelamin, pendapatan, hingga profesi mereka akan berpengaruh besar dalam hal ini.

4.    Berjualan di e-commerce

Rasanya sia-sia jika kamu sudah buat website toko online murah tapi tidak memasang produk di website e-commerce. Demi menarik pembeli potensial dan memberi mereka pengalaman berbelanja yang mudah, pasang produk di e-commerce yang tepat. 

Dengan Connexi yang dimiliki SIRCLO Store, kamu bisa berjualan di banyak channel e-commerce sekaligus. Semuanya bisa dikendalikan lewat satu dashboard yang telah terintegrasi. Jadi, tak ada lagi istilah keteteran mengelola pesanan!

5.    Bangun reputasi

Calon pembeli mencari informasi dari internet, termasuk menemukan online shop yang akan mereka pilih untuk bertransaksi. Tips jualan online yang tak kalah penting adalah membangun reputasi sejak awal. Isi website kamu dengan artikel informatif dan menarik, lengkapi dengan link untuk membeli produk yang kamu jual.

Di semua media sosial brand kamu, buat konten menarik dalam bentuk foto, video, infografis, dan lainnya. Jangan kehabisan ide untuk membuat konten menarik. Bukan sekadar membuat konten saja, tapi juga membangun engagement lewat komentar, giveaway, atau memanfaatkan fitur interaksi di media sosial tersebut.

Baca juga: Kisi-Kisi Social Media Marketing untuk Startup

6.    Buat email marketing

Ketika reputasi online shop kamu semakin dikenal, saatnya membangun jembatan agar lebih dekat dengan pembeli loyal maupun calon pembeli potensial. Berikan opsi berlangganan newsletter atau email marketing di website dengan penawaran menarik seperti diskon di pembelian selanjutnya.

Email marketing jauh lebih murah dan efisien ketimbang harus memasang iklan di media cetak, TV, atau radio karena targetnya sudah jelas. Mereka yang menerima email marketing sudah tersegmentasi karena penerimanya memang memutuskan berlangganan secara sukarela.

7.    Jaga loyalitas pelanggan

Ketika online shop kamu sudah punya reputasi, tantangan tak berhenti hanya sampai di situ. Kamu perlu menjaga loyalitas pelanggan agar terus melakukan transaksi berulang di kemudian hari. Kuncinya adalah menjaga komunikasi dan follow up pada pelanggan.

 Ada banyak caranya, seperti menawarkan produk yang melengkapi pembelian pertama. Pilihan lain, kamu bisa mengirimkan kupon diskon atau voucher saat pembeli berulang tahun. Bahkan “Thank You Page” setelah pembeli tuntas bertransaksi bisa membuat pengalaman berbelanja mereka berkesan.

Baca juga: Pentingnya Payment Gateway untuk Toko Online

Kesimpulan

Perubahan di dunia digital berlangsung begitu masif. Meski demikian, beberapa tips jualan online masih bisa diaplikasikan. Dengan membuka toko online, kamu bisa menjalankan bisnis dan mencari posisi strategis di antara pelaku bisnis online lainnya.

Berterima kasihlah pada teknologi, kini menjadi saat paling tepat untuk merintis bisnis online. Berbagai kemudahan bisa kamu akses, bahkan hanya perlu laptop dan akses internet saja untuk menambah pemasukan dari online shop. 

Tapi tentu segala kemudahan di era digital ini tidak akan berpihak pada mereka yang bermalasan. Jika benar-benar ingin merintis bisnis online, pelajari perilaku berbelanja calon pembeli potensial dan maksimalkan platform e-commerce untuk memuluskan transaksi.

Bekali diri kamu dengan pengetahuan seputar e-commerce dan dunia bisnis online, dengan membaca artikel SIRCLO di sini, jangan lupa follow Instagram @sirclosolution.

Selamat mencoba! 

Kami mengerti bahwa kesuksesan bisnis online Anda adalah yang paling utama.

Mulai kisah sukses Anda sekarang juga!