Blog

Pentingnya Mempelajari Pengalaman Pelanggan Setelah Berbelanja

Membuat toko online nyatanya tak sekadar tentang mempromosikan dan menjual barang. Banyak pebisnis online mengira ketika mereka sudah berhasil menjual barang, maka tugas mereka sudah selesai. Artinya mereka hanya tinggal menjalankan apa yang sudah ada sampai menunggu pembeli baru datang. Padahal, membuat ikatan dengan pembeli setelah mereka berbelanja bisa membuat mereka kembali berbelanja itu jauh lebih penting.

Saat kamu membuka bisnis online baju misalnya, pembeli yang merasa nyaman dengan pelayanan kamu pasti akan kembali lagi. Meskipun di luar sana banyak barang jualan online serupa, ia pasti akan berpikir ulang karena sudah terlanjur merasa enak berbelanja di website toko online-mu. Biasanya sih yang menjadi penentu bukan hanya kualitas dagangan saja, tapi juga cara pelayanan, packing dan ketepatan waktu pengiriman.

Mengubah One-time Buyer Menjadi Loyal Customer

Ketika pembeli mengklik tombol beli di website toko online-mu, mereka akan membuat persepsi berupa harapan tentang barang yang sudah mereka pilih untuk dibeli di tokomu. Ketika barang yang kamu kirim sudah sampai, mereka akan membandingkan kesesuaian antara persepsi awal dengan kenyataan. Jika sesuai, maka ada kemungkinan mereka akan kembali berbelanja lagi, dan jika tidak, maka yang terjadi tentu sebaliknya sebaliknya. Mereka tidak akan membeli lagi dan bisa saja malah menulis komplain di kolom komentar website kamu.

Lalu apa saja yang harus diperhatikan oleh para pebisnis online untuk membuat pembeli mereka kembali? Kunci pertama adalah komunikasi yang baik. Meskipun kadang pertanyaan calon pembeli kerap membuat kesal, anggap saja itu sebagai salah satu invastasi yang akan menghasilkan suatu saat nanti. Paksaan atau bertanya berulang-ulang tentang keseriusan niat pembeli juga sebaiknya dihindari.

Gambarkan kualitas produkmu dengan baik dan beri mereka jaminan. Kalau ada, silakan beri tawaran yang akan membuat mereka berpikir untuk berbelanja di toko online-mu lagi. Setelah barang sampai, jangan lupa tanyakan pendapat mereka soal pelayananmu. Apa yang mereka sukai dan tidak serta kepuasan mereka terhadap barang yang mereka beli. Dengan ini, kamu bisa menemukan pola berbelanja sang pembeli, sehingga bisa memberikan penawaran lain yang sesuai dengan seleranya di kemudian hari.

Meskipun 84% retailers setuju bahwa menjaga kesetiaan pembeli adalah hal yang sangat penting, sampai saat ini lebih banyak pebisnis online yang hanya fokus untuk mencari pembeli baru. Hanya sebagian kecil saja yang fokus mempertahankan pembeli lama meskipun mereka harus mengeluarkan biaya 5 kali lebih banyak ketimbang menarik pembeli baru.

Apa Kelebihan Loyal Customer dibanding One-time Buyer?

Bagi sebuah bisnis, baik bisnis online atau bukan, butuh keahlian dan waktu khusus untuk merayu pembeli. Beda halnya dengan pembeli tetap. Mereka umumnya datang ke toko kamu dalam keadaan sudah siap untuk berbelanja. Mereka sudah tahu kualitas produk dan cara kerja kamu, sehingga tidak banyak bertanya-tanya dan ini membuat waktu belanja menjadi lebih singkat.

Para pembeli loyal ini juga bisa kamu harapkan untuk membuat komentar-komentar dan review positif yang secara tak langsung akan menarik orang lain untuk ikut membeli produkmu. Belum lagi kalau sang pembeli adalah orang yang berpengaruh (selebritis, aktifis atau seseorang dengan jumlah pengikut yang banyak di media sosial), bisa lebih mudah lagi mendatangkan pembeli baru untukmu.

Nah, kalau sudah menemukan loyal customer macam ini jangan disia-siakan. Berikan mereka service khusus. Bisa berupa diskon, free sample atau bebas ongkos kirim. Setelahnya, siap-siap kedatangan pembeli baru, deh!

To SIRCLO, the success of your online business is a priority.

Start your success story now!